Monday, February 22, 2010

Cerita Circuit Switch dan Algoritma yang dia gunakan.

Sebelumnya kalian tau apa itu Circuit Switch?... Jah ngomong dong kalo blom tau... biar wikipedia jelasin?!?!?

Dalam dunia telekomunikasi, jaringan circuit switching adalah jaringan yang mengalokasikan sebuah kanal yang dedicated diantara nodes dan terminal untuk digunakan pengguna untuk berkomunikasi. Sirkuit yang dedicated tidak dapat digunakan oleh penelepon lain sampai sirkuit itu dilepaskan, dan koneksi baru bisa disusun. Bahkan jika tidak ada komunikasi berlangsung pada sebuah sirkuit yang dedicated, kanal tersebut tetap tidak dapat digunakan oleh pengguna lain. Kanal yang dapat dipakai untuk hubungan telepon baru disebut sebagai kanal yang idle.
Sistem telepon zaman dahulu merupakan contoh penggunaan circuit switching. Kawat tembaga yang sedang digunakan untuk koneksi ini tidak dapat digunakan untuk hubungan telepon lain. Sekarang Circuit switching mungkin relatif tidak efisien karena kapasitas jaringan bisa dihabiskan pada koneksi yang sudah dibuat tapi tidak terus digunakan (walaupun hanya sebentar). Disisi lain, keuntungannya adalah cepatnya membuat koneksi baru, dan koneksi ini bisa digunakan dengan leluasa selama dibutuhkan. Ngerti ga? intinya circuit switch itu teknik yang dipakai di Telepon Fix.

Circuit Switch ini membutuhkan algoritma-algoritma yang masing-masing mempunyai kelebihan, algoritma ini adalah teknik yang fungsinya untuk menentukan routing yang dipakai. Klasisfikasinya ada 2 yaitu static yang cenderung lebih lambat dan dynamic yang diupdate secara periodik dan merespon perubahaan link cost. Selain itu dapat diklasifikasikan menjadi Global dan decentralized menurut informasi yang dia bagikan.

Klasifikasi-klasifikasi itu akhirnya memunculkan 2 algoritma yang biasa digunakan dalam circuit switch yaitu Algoritma Djikstra yang menggunakan metode mencari jalur terpendek dari node sumber untuk kesemua node, dengan menambahkan jalur secara berurut dan algoritma Bellman Ford yang mengutamakan waktu delay terestimasi sebagai kriteria performansi.

Apa bedanya??
Bellman-Ford
- Perhitungan untuk node N melibatkan biaya link ke semua node
tetangga ditambah biaya total untuk setiap tetangga dari S
- Setiap simpul dapat menetapkan biaya mempertahankan dan jalur
untuk setiap node
- Dapat bertukar informasi dengan tetangga langsung
- Dapat memperbarui dan jalan biaya berdasarkan informasi dari
tetangga dan pengetahuan tentang biaya link
- Terdapat tanda negatif pada perhitungan node

Dijkstra
- Setiap simpul kebutuhan topologi lengkap
- Harus mengetahui biaya link dari semua link di jaringan
- Harus bertukar informasi dengan semua node lain

0 comments:

Post a Comment

I need your comment, because your comment make me fell happier.

Website counter [Close]
There was an error in this gadget