Wednesday, March 1, 2017

List Vain Glory Tier 3 Item



Crystal / Biru
Shatterglass / SG / Glass
Frostburn / FB/ Frost
Broken Myth / BM / Piso
Echo / EC
Eve of Harvest / EH / Tengkorak
Clockwork / CW / Jam
Aftershock / AS / Shock
Alternating Current / AC / Petir

Weapon / Merah
Sorrowblade / SB / Kapak
Breaking Point / BP / Drill
Tension Bow / TB / Panah
Bonesaw / BS / Gergaji
Tornado Trigger / TT / Pistol
Tyrant's Monocle / TM / Tyrant

Utillity / Ungu
Journey Boots / JB / Sepatu Lari
Halcyon Chargers / HC / Sepatu Energy
War Treads / WT / Sepatu Perang
Contraption / CT / Senter
Nullwave Gauntlet / NG / Glove
Stormcrown / SC / Mahkota
Shiversteel / SS / Rantai

Defend / Hijau & Kuning
Slumbering Husk / SH / Jubah
Fountain of Renewal / FR / Fountain
Crucible / CR / Balon
Aegis / AG / Kondom
Metal Jacket / MJ / Jaket
Altas Pauldron / AP / Atlas

Kadang Susah Ngapalinnya, jadi kita gampangin aja.

Tuesday, February 28, 2017

Diskon

Biasanya ketika kita berbelanja ke pasar, kita sudah mempersiapkan daftar belanja barang. Dan ketika di pasar, kita mencari toko yang sudah kita kenal, menjual barang dengan kualitas bagus, dan kita melakukan proses tawar menawar. Intinya prinsip ekonomi dipakai, dengan modal sekecil-kecilnya mendapat keuntungan sebesar-besarnya. 

Tidak pernah dalam sejarahnya kita bisa menghasilkan uang banyak kalau kita membeli barang dengan harga terlalu mahal. Tidak akan ada yang mau membeli nya. Jika saham adalah barang, apa alasan kita memperlakukannya secara beda? 

Selisih antara harga jual dan harga beli adalah potensi keuntungan kita. Jadi ketika kita membeli barangnya, kita harus menawar dengan semaksimal mungkin. Seberapa rendah kita menawar tergantung dari banyak faktor, misalnya keahlian bernegosiasi, waktu yang tersedia, jumlah barang, dan kualitas barang. 

Kualitas barang mempengaruhi harga beli kita. Tidak mungkin kita membeli BMW seharga BMX. Ada batas psikologis di mana orang merasa sudah terlalu murah. Dan yang namanya psikologis adalah subjektif. Tidak ada harga pastinya. Kita bisa saja menawar dengan harga sangat rendah, yang belum tentu akan tercapai.

Jadi Tugas pertama kita adalah belajar mengenali kualitas barang. Tanpa itu, harga yang akan kita bayar menjadi tidak pasti. Banyak metode untuk mengetahui nilai dari sebuah barang. Tapi di saham, yang paling penting adalah kemampuan menghasilkan uang oleh perusahaan di belakang saham ini. 

Setelah itu, barulah kita menentukan batas harga pembelian. Yang menarik, karena saham adalah bentuk kepemilikan perusahaan, dan sifatnya tidak dalam wujud fisik secara langsung, kadang harga rendah bisa dicapai. Ketika orang tidak berpikir secara rasional karena kondisi yang memburuk. Dulu pernah ada yang bertanya kepada kami, apakah membeli Blue chip dengan diskon 70% bisa dilakukan. Setelah dilihat secara historical, ternyata diskon 70% pernah dicapai di tahun 2008. Artinya kesempatan yang semakin berharga semakin langka. 

Diskon sendiri bisa semakin maksimal ketika kita sering melakukannya dan belajar dari pengalaman yang ada. Dulu kami menerapkan diskon yang kecil karena berasumsi ketika pasar dalam kondisi bagus, tidak mungkin bisa mendapat di harga bawah. Ternyata beberapa saham bahkan turun sampai 50% dari titik tertinggi nya. 

Dan langkah terakhir setelah membeli, adalah bersabar menunggu sampai harga yang kita inginkan terjadi, barulah kita menjual saham kita. Tidak logis ketika kita membeli barang seharga 100 dan berminat menjualnya di 300, tapi ketika ada yang menawar di 90, 100, atau di 120 kita langsung menjualnya. 

Kita selalu mendengar pepatah, waktu akan menyembuhkan segalanya. Ini juga berlaku di saham. Ketika kita salah berinvestasi, dengan berjalannya waktu, perusahaan juga berubah, karena tidak ada yang mau di bawah terus. Bahkan BUMI saja setelah 4 tahun akan kembali ke harga semula. 

Tapi kalau bisa lebih cepat menghasilkan, mengapa harus menunggu 4 tahun? Biasanya karena malas mencari tahu sehingga kita tidak tahu kualitas barang, asal-asalan membeli, dan tidak sabar menunggu hasil berbuah, makanya kita sering rugi di saham. Kebiasaan buruk ini membuat kita malah ingin semuanya cepat yang akhirnya mendorong kita masuk ke saham yang tidak jelas. 

Lihat saja selagi BUMI butuh 4 tahun Balik ke harga semula, ada berapa puluh saham yang dalam waktu itu minimal sudah naik 100% atau lebih. Jika ada sebanyak itu yang lebih baik, mengapa mata kita hanya fokus ke 1 saham saja. Inilah salah satu faktor yang membuat kami mengambil jalan value investing. 

Mempercayai fakta yang terjadi adalah lebih logis dibanding berharap di saham. Ada perbedaan jauh antara berharap dan berinvestasi.

Wednesday, February 8, 2017

Titik Feng Fu

Inilah Keajaiban Meletakkan Es Batu di Tengkuk Leher yang Tidak Banyak Orang Tahu
Ketika sedang sakit, sebaiknya jangan buru-buru pergi ke dokter atau mengkonsumsi obat-obatan yang memiliki efek samping. Karena sebenarnya banyak metode-metode tradisional dan alami untuk mengatasi berbagai penyakit tanpa menimbulkan efek samping.
Tahukah Anda, bahwa ada suatu tempat di tubuh manusia, di mana jika Anda menempelkan es batu pada titik tersebut selama beberapa saat, dapat sangat berdampak positif terhadap kesehatan Anda.
Tempat tersebut adalah titik tekanan yang terletak di dasar tengkorak tepat di bawah punggungan bawah batok tengkorak di atas leher, atau titik dimana leher dan kepala terhubung. Dalam ilmu Akupunktur Cina titik tersebut dikenal dengan nama Feng Fu, yang artinya “rumah angin”.
Menurut pengobatan tradisional Cina, metode titik Feng Fu tidak untuk mengobati penyakit. Bahkan, ia membawa tubuh kembali pada keseimbangan fisiologis alaminya, memberikan stimulasi emosional yang positif dan meremajakan seluruh tubuh.
Inilah Keajaiban yang Akan Terjadi Jika Anda Menempelkan Es Batu pada Titik Feng Fu. Cobalah melakukan terapi tersebut ketika badan Anda terasa lelah atau kepala terasa pusing, maka Anda akan menemukan diri Anda menjadi ringan, lebih berenergi dan perasaan lelah atau penyakit pun seolah menghilang. Beberapa penderita migrain pun bahkan telah merasakan manfaatnya dan membuktikan sendiri, bahwa melakukan terapi menggunakan metode ini ternyata jauh lebih cepat dan efektif mengatasi migrain dibandingkan dengan konsumsi obat-obatan.
Satu-satunya hal yang perlu Anda lakukan untuk melakukan terapi ini hanyalah menempatkan es batu pada titik Feng Fu dan tahanlah disana selama 10 hingga 20 menit. Pada awalnya mungkin Anda akan merasa dingin selama 30-40 detik, tapi perlahan-lahan titik tersebut akan mulai menghangat.
Menempelkan es batu pada titik Fung Fu berkhasiat untuk:
  1. Mengatasi sakit kepala dan migrain
  2. Meringankan sakit gigi dan nyeri sendi
  3. Menciptakan efek relaksasi
  4. Membangkitkan energi dan mengusir kelelahan
  5. Meningkatkan kualitas tidur Anda
  6. Memperbaiki sistem pernapasan dan sistem kardiovaskular Anda
  7. Mengatasi Asma
  8. Mencegah sering pilek dan hidung meler
  9. Mengatasi gangguan neurologis dan perubahan degeneratif pada tulang belakang
  10. Memperbaiki sistem pencernaan
  11. Menyembuhkan infeksi saluran pencernaan dan infeksi menular seksual
  12. Mengatasi gangguan pada saluran pencernaan, obesitas dan malnutrisi
  13. Mengatasi gangguan kelenjar tiroid
  14. Membantu masalah arthritis, hipertensi dan hipotensi
  15. Menghilangkan selulit
  16. Mengatasi gangguan menstruasi, impotensi, frigiditas, endokrin, infertilitas.
  17. Mengatasi gangguan psiko-emosional, stres, kelelahan kronis, depresi, insomnia.
Luar biasa sekali bukan? Sayangnya terapi dengan metode Feng Fu ini masih belum banyak diketahui oleh banyak orang, oleh karena itu sebarkanlah supaya orang lain juga dapat merasakan manfaatnya. Semoga bermanfaat.

Personality, Community & Life

Randy Pausch, 47 tahun, seorang dosen ilmu komputer dari Universitas Mellon, United States meninggal akibat kanker pankreas yang dideritanya pada 2008 silam. Di akhir hidupnya ia menulis sebuah buku yang berjudul "The Last Lecture" (Pengajaran Terakhir) yang menjadi salah satu buku best-seller di tahun 2007. Dan apa yang menjadi warisan yang ditinggalkannya?

Di dalam sebuah surat untuk istrinya, Jai, dan anak-anaknya, Dylan, Logan dan Chloe, ia menuliskan secara indah mengenai  'panduan menuju kehidupan yang lebih baik' untuk diikuti istri dan anaknya. 
Semoga Anda diberkati melalui tulisan ini.

KUNCI UNTUK MEMBUAT HIDUP ANDA LEBIH BAIK

PERSONALITY :
1. Jangan membandingkan hidup Anda dengan orang lain karena Anda tidak pernah tahu apa yang telah mereka lalui
2. Jangan berpikir negatif akan hal-hal yang berada diluar kendali Anda, melainkan salurkan energi Anda menuju kehidupan yang dijalani saat ini, secara positif
3. Jangan bekerja terlalu keras, jangan lewati batasan Anda
4. Jangan memaksa diri Anda untuk selalu perfect, tidak ada satu orang pun yang sempurna
5. Jangan membuang waktu Anda yang berharga untuk gosip
6. Bermimpilah saat anda bangun (bukan saat tertidur)
7. Iri hati membuang-buang waktu, Anda sudah memiliki semua kebutuhan Anda
8. Lupakan masa lalu. Jangan mengungkit kesalahan pasangan Anda di masa lalu. Hal itu akan merusak kebahagiaan Anda saat ini
9. Hidup terlalu singkat untuk membenci siapapun itu. Jangan membenci
10. Berdamailah dengan masa lalu Anda agar hal tersebut tidak menganggu masa ini
11. Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab atas kebahagiaan Anda kecuali Anda 
12. Sadari bahwa hidup adalah sekolah, dan Anda berada di sini sebagai pelajar. Masalah adalah bagian daripada kurikulum yang datang dan pergi seperti kelas aljabar (matematika) tetapi, pelajaran yang Anda dapat bertahan seumur hidup
13. Senyumlah dan tertawalah
14. Anda tidak dapat selalu menang dalam perbedaan pendapat. Belajarlah menerima kekalahan

COMMUNITY :
15. Hubungi keluarga Anda sesering mungkin
16. Setiap hari berikan sesuatu yang baik kepada orang lain
17. Ampuni setiap orang untuk segala hal
18. Habiskan waktu dengan orang-orang di atas umur 70 dan di bawah 6 tahun
19. Coba untuk membuat paling sedikit 3 orang tersenyum setiap hari
20. Apa yang orang lain pikirkan tentang Anda bukanlah urusan Anda
21. Pekerjaan Anda tidak akan menjaga Anda di saat Anda sakit, tetapi keluarga dan teman Anda. Tetaplah berhubungan baik

LIFE :
22. Jadikan Tuhan sebagai yang pertama dalam setiap pikiran, perkataan, dan perbuatan Anda
23. Tuhan menyembuhkan segala sesuatu
24. Lakukan hal yang benar
25. Sebaik/ seburuk apapun sebuah situasi, hal tersebut akan berubah
26. Tidak peduli bagaimana perasaan Anda, bangun, berpakaian, dan keluarlah!
27. Yang terbaik belumlah tiba
28. Buang segala sesuatu yang tidak berguna, tidak indah, atau mendukakan
29. Ketika Anda bangun di pagi hari, berterima kasihlah pada Tuhan untuk itu
30. Jika Anda mengenal Tuhan, Anda akan selalu bersukacita. So, be happy

Saat Anda mempelajari semua hal di atas, bagikan tulisan ini kepada orang" yang Anda cintai, teman" sepermainan Anda, teman" kantor, maupun orang" yang tinggal dengan Anda. Pengetahuan ini tidak hanya akan memperkaya Anda tetapi, orang disekeliling Anda.

Ingat, KITA HADIR UNTUK MEMBAGI HAL-HAL YANG BAIK

Tuesday, February 7, 2017

Prinsip 90/10 Stephen J. Covey

Bagaimana prinsip 90/10 itu ?
  •  10% dari hidup kita terjadi karena apa yg langsung kita alami.
  •  90% dari hidup kita ditentukan dari cara kita bereaksi.
Apa maksudnya?
Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari kondisi yg terjadi pada diri anda.

Contoh kasus :
  
Kasus 1
Anda makan pagi dengan keluarga anda. Anak anda secara tak sengaja menyenggol cangkir kopi minuman anda sehingga pakaian kerja anda tersiram. Anda tidak dapat mengendalikan apa yg baru saja terjadi.
Reaksi anda: Anda bentak anak anda karena telah menjatuhkan kopi ke pakaian anda. Anak anda akhirnya menangis. Setelah membentak, anda menoleh ke istri anda & mengkritik karena telah menaruh cangkir pada posisi terlalu pinggir di ujung meja.

Akhirnya:
  • Terjadi pertengkaran mulut. 
  • Anda lari ke kamar & cepat-cepat ganti baju. 
  • Kembali ke ruang makan, anak anda masih menangis sambil menghabiskan makan paginya
  • Akhirnya anak anda ketinggalan bis.
  • Istri anda harus secepatnya pergi kerja.
  • Anda buru-buru ke mobil & mengantar anak anda ke sekolah.
  • Karena anda telat, anda laju mobil dengan kecepatan 70 km/jam, padahal batas kecepatan hanya boleh 60 km/jam.
  • Setelah terlambat 15 menit & terpaksa mengeluarkan kocek Rp 600.000,- karena melanggar lalu lintas, akhirnya anda juga sampai di sekolah.
  • Anak anda secepatnya keluar dari mobil tanpa pamit.
  • Setiba di kantor anda telat 20 menit, anda baru ingat kalau tas anda tertinggal di rumah
  • Hari kerja anda dimulai dengan situasi buruk
  • Jika diteruskan maka akan semakin buruk, pikiran anda terganggu karena kondisi di rumah
  • Saat tiba di rumah, anda menjumpai beberapa gangguan hubungan dengan istri & anak anda
Mengapa? Karena cara anda bereaksi pada pagi hari
Mengapa anda mengalami hari yg buruk?
  1. Apakah penyebabnya karena kejatuhan kopi?
  2. Apakah penyebabnya karena anak anda?
  3. Apakah penyebabnya karena polisi lalu lintas?
  4. Apakah anda penyebabnya?
Jawabannya adalah No. 4 yaitu Anda sendiri!

Anda tidak dapat mengendalikan diri setelah apa yg terjadi pada cangkir kopi yang tumpah. Cara anda bereaksi dlm 5 detik itu yang menentukan

Kasus 2
Cairan kopi menyiram baju anda. Begitu anak anda akan menangis, anda berkata lembut:
"Tidak apa2 sayang, lain kali hati2 ya."

Akhirnya:
  • Anda ambil handuk kecil & lari ke kamar. Setelah mengganti pakaian & mengambil tas, secepatnya anda menuju jendela ruang depan & melihat anak anda sedang naik bis sambil melambaikan tangan ke anda
  • Anda kemudian mengecup lembut pipi istri anda & mengatakan "Sampai jumpa makan malam nanti"
  • Anda datang ke kantor 5 menit lebih cepat & dengan muka cerah menyapa staff anda. Bos anda mengomentari semangat & kecerahan hari anda di kantor.

Apakah anda melihat perbedaan dua kondisi tersebut? Dua skenario berbeda, dimulai dengan kondisi yg sama, diakhiri dengan kondisi berbeda.

Mengapa? Ternyata penyebabnya adalah dari cara anda bereaksi! Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari yg sudah terjadi yg 90% adalah akibat dari reaksi anda sendiri

Sekarang anda sudah tahu Prinsip 90/10 Gunakanlah dalam aktivitas harian anda & anda akan kagum atas hasilnya. Tidak ada yg hilang & hasilnya sangat menakjubkan.

Monday, January 30, 2017

Dianggap Gila dan Menuai Sukses

Khoirul Anwar dianggap gila. Ditertawakan. Bahkan dicemooh. Idenya dianggap muskil. Tak masuk akal. Semua ilmuwan yang berkumpul di Hokkaido, Jepang, itu menganggap pemikiran yang dipresentasikan itu tak berguna.
Dari Negeri Sakura, Anwar terbang ke Australia. Tetap dengan ide yang sama. Setali tiga uang. Ilmuwan negeri Kanguru itu juga memandangnya sebelah mata. Pemikiran Anwar dianggap sampah.
Pemikiran Anwar yang ditertawakan ilmuwan itu tentang masalah power atau catu daya pada Wi-Fi. Dia resah. Saban mengakses internet, catu daya itu kerap tak stabil. Kadang bekerja kuat, sekejap kemudian melemah. Banyak orang mengeluh soal ini.
Tak mau terus mengeluh, Anwar memutar otak. Pria asal Kediri, Jawa Timur, itu ingin memberi solusi. Dia menggunakan algoritma Fast Fourier Transform (FFT) berpasangan.
FFT merupakan algoritma yang kerap digunakan untuk mengolah sinyal digital. Anwar memasangkan FFT dengan FFT asli. Dia menggunakan hipotesis, cara tersebut akan menguatkan catu daya sehingga bisa stabil.
Ide itulah yang diolok-olok ilmuwan pada tahun 2005. Banyak ilmuwan beranggapan, jika FFT dipasangkan, keduanya akan saling menghilangkan. Tapi Anwar tetap yakin, hipotesa ini menjadi solusi keluhan banyak orang itu.
Ilmuwan Jepang dan Australia boleh mengangapnya sebagai dagelan. Tapi dia tak berhenti. Anwar kemudian terbang ke Amerika Serikat. Memaparkan ide yang sama ke para ilmuwan Paman Sam.
Tanggapan mereka berbeda. Di Amerika, Anwar mendapat sambutan luar biasa. Ide yang dianggap sampah itu bahkan mendapat paten. Diberi nama Transmitter and Receiver. Dunia menyebutnya 4G LTE. Fourth Generation Long Term Evolution.
Yang lebih mencengangkan lagi, pada 2008 ide yang dianggap gila ini dijadikan sebagai standar telekomunikasi oleh International Telecommunication Union (ITU), sebuah organisasi internasional yang berbasis di Genewa, Swiss. Standar itu mengacu prinsip kerja Anwar.
Dua tahun kemudian, temuan itu diterapkan pada satelit. Kini dinikmati umat manusia di muka Bumi. Dengan alat ini, komunikasi menjadi lebih stabil.
Karya besar ini ternyata diilhami masa kecil Anwar. Dulu, dia suka menonton serial kartun Dragon Ball. Dalam film itu, dia terkesan dengan sang lakon, Son Goku, yang mengeluarkan jurus andalan berupa bola energi, Genkidama.
Untuk membuat bola tersebut, Goku tidak menggunakan energi dalam dirinya yang sangat terbatas. Goku meminta seluruh alam agar menyumbangkan energi. Setelah terkumpul banyak dan berbentuk bola, Goku menggunakannya untuk mengalahkan musuh yang juga saudara satu sukunya, Bezita.
Prinsip jurus tersebut menjadi inspirasi bagi Anwar. Dia menerapkannya pada teknologi 4G itu. Jadi, untuk dapat bekerja maksimal, teknologi 4G menggunakan tenaga yang didapat dari luar sumber aslinya.

***

Ya, karya besar ini lahir dari orang desa. Anwar lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 22 Agustus 1978. Dia bukan dari kalangan ningrat. Atau pula juragan kaya. Melainkan dari kalangan jelata.
Sang ayah, Sudjiarto, hanya buruh tani. Begitu pula sang bunda, Siti Patmi. Keluarga ini menyambung hidup dengan menggarap sawah tetangga mereka di Dusun Jabon, Desa Juwet, Kecamatan Kunjang.
Saat masih kecil, Anwar terbiasa ngarit. Mencari rumput untuk pakan ternak. Pekerjaan ini dia jalani untuk membantu kedua orangtuanya. Dia ngarit saban hari. Setiap sepulang sekolah.
Meski hidup di sawah, bukan berarti Anwar tak kenal ilmu. Sejak kecil dia bahkan mengenal betul sosok Albert Einstein dan Michael Faraday. Ilmuwan dunia itu. Anwar suka membaca buku-buku mengenai dua ilmuwan tersebut, padahal tergolong berat.
Hobi ini belum tentu dimiliki anak-anak lain. Dan dari dua tokoh inilah, Anwar menyematkan cita-cita menjadi ‘The Next Einstein’ atau ‘The Next Faraday’.
Cita-cita tersebut hampir saja musnah. Saat sang ayah meninggal pada tahun 1990. Sang tulang punggung tiada. Siapa yang akan menopang keluarga? Perekonomian sudah tentu tersendat. Padahal kala itu Anwar baru saja menapak sekolah dasar.
Anwar tentu khawatir, sang ibu tak mampu membiayai sekolah. Apalagi hingga perguruan tinggi. Tapi Anwar memberanikan diri, mengungkapkan keinginan bersekolah setinggi mungkin kepada sang ibu. Kepada emak.
Anwar menyiapkan diri. Sudah siap apabila sang emak menyatakan tidak sanggup. Tapi jawaban yang dia dengar di luar dugaan. Bu Patmi malah mendorongnya untuk bersekolah setinggi mungkin.
“Nak, kamu tidak usah ke sawah lagi. Kamu saya sekolahkan setinggi-tingginya sampai tidak ada lagi sekolah yang tinggi di dunia ini,” ucap Anwar terbata, karena tak kuasa menahan haru saat mengingat perkataan emaknya itu.
Perkataan itu menjadi bekal Anwar untuk melanjutkan langkah meraih mimpi. Lulus SD, dia diterima di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Kunjang. Kemudian dia meneruskan ke Sekolah Menengah Atas (SMA) 2 Kediri. Salah satu sekolah favorit di Kota Tahu itu.
Saat SMA itulah dia memilih meninggalkan rumah. Dia tinggal di rumah kost, tidak jauh dari sekolah. Jarak rumah dengan sekolah memang lumayan jauh. Dia sadar pilihan ini akan menjadi beban sang ibu.
Masalah itu membuat Anwar harus memutar otak. Dia lalu memutuskan untuk tidak sarapan demi menghemat pengeluaran. Tetapi, itu bukan pilihan tepat. Prestasi Anwar turun lantaran jarang sarapan.
“Karena tidak sarapan, setiap jam sembilan pagi kepala saya pusing,” kata dia.
Kondisi Anwar sempat terdengar oleh ibu salah satu temannya. Merasa prihatin dengan kondisi Anwar, ibu temannya itu menawari dia tinggal menumpang secara gratis. Anwar tidak perlu lagi merasakan pusing saat sekolah. Sarapan sudah terjamin dan prestasi Anwar kembali meninggi.
Lulus dari SMA 2 Kediri, Anwar lalu melanjutkan pendidikan ke Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia diterima sebagai mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dan ditetapkan sebagai lulusan terbaik pada 2000. Dia kemudian mengincar beasiswa dari Panasonic dan ingin melanjutkan ke jenjang magister di sebuah universitas di Tokyo.
Sayangnya, Anwar tidak lolos seleksi universitas tersebut. Dia merasa malu dan tidak ingin dipulangkan. Alhasil, dia memutuskan beralih ke Nara Institute of Science and Technology NAIST dan diterima.
Di universitas tersebut, Anwar mengembangkan tesis mengenai teknologi transmitter dan menggarap disertasi bertema sama dalam program doktoral di universitas yang sama pula.
Dan Anwar, kini telah menelurkan karya besar. Temuan yang ditertawakan itu dinikmati banyak orang. Termasuk para ilmuwan yang mengolok-olok dulu...
Sumber: dream.co.id
Website counter [Close]
There was an error in this gadget