Showing posts with label job. Show all posts
Showing posts with label job. Show all posts

Thursday, November 23, 2017

Apa Gunanya Integritas?

Dua belas tahun lalu, seorang wanita pergi kuliah di Prancis. Dia harus bekerja sambil kuliah. Dia memperhatikan bahwa sistem transportasi di tempat menggunakan sistem "otomatis", artinya anda beli tiket sesuai dengan tujuan melalui mesin. 

Setiap perhentian kendaraan umum pakai cara "self-service" dan jarang sekali diperiksa petugas. Bahkan periksa insidentil oleh petugas pun hampir tidak ada.

Setelah dia temukan kelemahan sistem ini, dengan kelicikannya dia perhitungkan kemungkinan tertangkap petugas karena tidak beli tiket sangat kecil. Sejak itu, dia selalu naik kendaraan umum dengan tidak membayar tiket. Dia bahkan merasa bangga atas kepintarannya.

Dia juga menghibur dirinya karena dia anggap dirinya adalah murid miskin, dan kalau bisa irit ya irit. Namun, dia tidak sadar dia sedang melakukan kesalahan fatal yg akan mempengaruh karirnya.

Setelah 4 tahun berlalu, dia tamat dari fakultas yg ternama dgn angka yg sangat bagus. Ini membuat dirinya penuh dengan keyakinan. Dia mulai memohon kerja di perusahan yang ternama di Paris dgn pengharapan besar untuk diterima.

Pada mulanya, semua perusahaan menyambut dia dengan hangat. Namun beberapa hari kemudian, semuanya menolak dia untuk bekerja. Kegagalan yang terjadi berulang kali membuat dia sangat marah. Dia mulai menganggap perusahan-perusahan ini rasis, tidak mau terima warga negara asing. Akhirnya, dia memaksa masuk ke departemen tenaga kerja untuk bertemu dengan managernya. 

Dia ingin tahu alasan apa perusahan menolak bekerja.Ternyata, penjelasannya diluar sangkaan dia. Berikutnya adalah dialog antara mereka.

Manager: Nona, kami tidak rasis, sebaliknya kami sangat mementingkanmu. Pada saat anda mohon bekerja di perusahaan, kami terkesan dgn pendidikan dan pencapaian anda. Sesungguhnya, berdasarkan kemampuan, anda sebenarnya pekerja yg kami cari-cari.

Wanita : Kalau begitu, kenapa perusahan tidak terima aku bekerja?

Manager : Karena kami periksa sejarahmu, ternyata anda pernah tiga kali kena sanksi tidak membayar tiket saat naik kendaraan umum.

Wanita: Aku mengakuinya, tapi masa karena perkara kecil ini perusahan menolak pekerja yg mahir dan yang tulisannya sudah banyak terbit di majalah?

Manager: Perkara kecil? Kami tidak anggap ini perkara kecil. Kami perhatikan pertama kali anda melanggar hukum terjadi di minggu pertama anda masuk di negara ini. Petugas percaya dgn penjelasan bahwa anda masih belum mengerti sistem pembayaran. Anda diampuni, tapi anda tertangkap dua kali lagi setelah kejadian tersebut.

Wanita: Oh waktu itu karena tidak ada uang kecil.

Manager: Tidak, tidak. Kami tidak bisa terima penjelasan anda. Jangan anggap kami bodoh. Kami yakin anda telah melakukan penipuan ratusan kali sebelum tertangkap.

Wanita : Itu bukan kesalahan mematikan kan? 
Kenapa harus begitu serius? Lain kali saya berubah kan masih bisa.

Manager : Kami tidak menganggap demikian.
Perbuatan anda membuktikan dua hal:

1. Anda tidak mengikuti peraturan yang ada
Anda pintar mencari kelemahan dalam peraturan dan memanfaatkan demi kepentingan anda sendiri.

2. Anda tidak bisa dipercaya
Banyak pekerjaan di perusahan kami tergantung pada kepercayaan. Jika anda diberikan tanggung jawab atas penjualan di sebuah wilayah, maka anda akan diberikan kuasa yang besar.

Demi ongkos, kami tidak sanggup memakai sistem kontrol untuk mengawasi pekerjaanmu. 
Perusahan kami mirip dengan sistem transportasi di negeri ini. Oleh sebab itu, kami tidak bisa pakai anda.

Saya berani katakan, di negara kami bahkan seluruh Eropa, tidak ada perusahan yg mau pakai anda. KARENA ANDA TIDAK BISA DIPERCAYA!!!

Pada saat itu, wanita ini seperti bangun dari mimpinya dan sangat menyesal. Perkataan manager yg terakhir membuat hatinya gentar.
Moral dan etika bisa menutupi kekurangan IQ atau kepintaran. 

Tetapi IQ atau kepintaran bagaimanapun tidak akan bisa menolong etika yg buruk.

Tambahan dari pengalaman pribadi:
Teringat dulu ketika melamar kerja, yang ditanya oleh calon atasan saya saat itu adalah: coba sebut alasan kenapa saya akan memperkerjakan kamu?
Waktu itu saya menjawab: saya adalah orang yang bisa dipercaya. Kejujuran adalah nomer satu bagiku. Walaupun ada hal2 jelek yang terjadi, saya akan tetap mengatakan pada anda apa adanya. Terserah anda akan jadi tersinggung atau marah, yang jelas saya akan kerja dengan jujur. Silakan anda pilih. Mau jawaban jujur yang menyakitkan atau kebohongan asal boss senang yang ingin anda dengar? Berkat jawaban tersebut, saya langsung disuruh masuk kerja segera.

Jagalah kepercayaan dari orang lain. Jangan pernah berpikir kalau berbohong maka tidak akan ketahuan. Orang yang mengetahui anda bohong tidak akan pernah mengklarifikasi kebohongan anda. Namun yang jelas orang itu tidak akan percaya lagi pada anda. 

Hidup menjaga kepercayaan yang diberikan akan menjamin rezeki seumur hidup. Dari  atasan, beliau akan memberikan proyek besar untuk anda. Dari teman dan keluarga, mereka akan selalu siap membantu anda. Dari customer, mereka akan memberikan referensi kenalan mereka.

Yok, mari hidup dengan menjaga kepercayaan dari orang lain 😘

Sumber: group Sales TOP

Tuesday, February 7, 2017

Prinsip 90/10 Stephen J. Covey

Bagaimana prinsip 90/10 itu ?
  •  10% dari hidup kita terjadi karena apa yg langsung kita alami.
  •  90% dari hidup kita ditentukan dari cara kita bereaksi.
Apa maksudnya?
Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari kondisi yg terjadi pada diri anda.

Contoh kasus :
  
Kasus 1
Anda makan pagi dengan keluarga anda. Anak anda secara tak sengaja menyenggol cangkir kopi minuman anda sehingga pakaian kerja anda tersiram. Anda tidak dapat mengendalikan apa yg baru saja terjadi.
Reaksi anda: Anda bentak anak anda karena telah menjatuhkan kopi ke pakaian anda. Anak anda akhirnya menangis. Setelah membentak, anda menoleh ke istri anda & mengkritik karena telah menaruh cangkir pada posisi terlalu pinggir di ujung meja.

Akhirnya:
  • Terjadi pertengkaran mulut. 
  • Anda lari ke kamar & cepat-cepat ganti baju. 
  • Kembali ke ruang makan, anak anda masih menangis sambil menghabiskan makan paginya
  • Akhirnya anak anda ketinggalan bis.
  • Istri anda harus secepatnya pergi kerja.
  • Anda buru-buru ke mobil & mengantar anak anda ke sekolah.
  • Karena anda telat, anda laju mobil dengan kecepatan 70 km/jam, padahal batas kecepatan hanya boleh 60 km/jam.
  • Setelah terlambat 15 menit & terpaksa mengeluarkan kocek Rp 600.000,- karena melanggar lalu lintas, akhirnya anda juga sampai di sekolah.
  • Anak anda secepatnya keluar dari mobil tanpa pamit.
  • Setiba di kantor anda telat 20 menit, anda baru ingat kalau tas anda tertinggal di rumah
  • Hari kerja anda dimulai dengan situasi buruk
  • Jika diteruskan maka akan semakin buruk, pikiran anda terganggu karena kondisi di rumah
  • Saat tiba di rumah, anda menjumpai beberapa gangguan hubungan dengan istri & anak anda
Mengapa? Karena cara anda bereaksi pada pagi hari
Mengapa anda mengalami hari yg buruk?
  1. Apakah penyebabnya karena kejatuhan kopi?
  2. Apakah penyebabnya karena anak anda?
  3. Apakah penyebabnya karena polisi lalu lintas?
  4. Apakah anda penyebabnya?
Jawabannya adalah No. 4 yaitu Anda sendiri!

Anda tidak dapat mengendalikan diri setelah apa yg terjadi pada cangkir kopi yang tumpah. Cara anda bereaksi dlm 5 detik itu yang menentukan

Kasus 2
Cairan kopi menyiram baju anda. Begitu anak anda akan menangis, anda berkata lembut:
"Tidak apa2 sayang, lain kali hati2 ya."

Akhirnya:
  • Anda ambil handuk kecil & lari ke kamar. Setelah mengganti pakaian & mengambil tas, secepatnya anda menuju jendela ruang depan & melihat anak anda sedang naik bis sambil melambaikan tangan ke anda
  • Anda kemudian mengecup lembut pipi istri anda & mengatakan "Sampai jumpa makan malam nanti"
  • Anda datang ke kantor 5 menit lebih cepat & dengan muka cerah menyapa staff anda. Bos anda mengomentari semangat & kecerahan hari anda di kantor.

Apakah anda melihat perbedaan dua kondisi tersebut? Dua skenario berbeda, dimulai dengan kondisi yg sama, diakhiri dengan kondisi berbeda.

Mengapa? Ternyata penyebabnya adalah dari cara anda bereaksi! Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari yg sudah terjadi yg 90% adalah akibat dari reaksi anda sendiri

Sekarang anda sudah tahu Prinsip 90/10 Gunakanlah dalam aktivitas harian anda & anda akan kagum atas hasilnya. Tidak ada yg hilang & hasilnya sangat menakjubkan.

Monday, January 30, 2017

Dianggap Gila dan Menuai Sukses

Khoirul Anwar dianggap gila. Ditertawakan. Bahkan dicemooh. Idenya dianggap muskil. Tak masuk akal. Semua ilmuwan yang berkumpul di Hokkaido, Jepang, itu menganggap pemikiran yang dipresentasikan itu tak berguna.
. 
Dari Negeri Sakura, Anwar terbang ke Australia. Tetap dengan ide yang sama. Setali tiga uang. Ilmuwan negeri Kanguru itu juga memandangnya sebelah mata. Pemikiran Anwar dianggap sampah.
. 
Pemikiran Anwar yang ditertawakan ilmuwan itu tentang masalah power atau catu daya pada Wi-Fi. Dia resah. Saban mengakses internet, catu daya itu kerap tak stabil. Kadang bekerja kuat, sekejap kemudian melemah. Banyak orang mengeluh soal ini.
. 
Tak mau terus mengeluh, Anwar memutar otak. Pria asal Kediri, Jawa Timur, itu ingin memberi solusi. Dia menggunakan algoritma Fast Fourier Transform (FFT) berpasangan.
. 
FFT merupakan algoritma yang kerap digunakan untuk mengolah sinyal digital. Anwar memasangkan FFT dengan FFT asli. Dia menggunakan hipotesis, cara tersebut akan menguatkan catu daya sehingga bisa stabil.
. 
Ide itulah yang diolok-olok ilmuwan pada tahun 2005. Banyak ilmuwan beranggapan, jika FFT dipasangkan, keduanya akan saling menghilangkan. Tapi Anwar tetap yakin, hipotesa ini menjadi solusi keluhan banyak orang itu.
. 
Ilmuwan Jepang dan Australia boleh mengangapnya sebagai dagelan. Tapi dia tak berhenti. Anwar kemudian terbang ke Amerika Serikat. Memaparkan ide yang sama ke para ilmuwan Paman Sam.
. 
Tanggapan mereka berbeda. Di Amerika, Anwar mendapat sambutan luar biasa. Ide yang dianggap sampah itu bahkan mendapat paten. Diberi nama Transmitter and Receiver. Dunia menyebutnya 4G LTE. Fourth Generation Long Term Evolution.
. 
Yang lebih mencengangkan lagi, pada 2008 ide yang dianggap gila ini dijadikan sebagai standar telekomunikasi oleh International Telecommunication Union (ITU), sebuah organisasi internasional yang berbasis di Genewa, Swiss. Standar itu mengacu prinsip kerja Anwar.
. 
Dua tahun kemudian, temuan itu diterapkan pada satelit. Kini dinikmati umat manusia di muka Bumi. Dengan alat ini, komunikasi menjadi lebih stabil.
. 
Karya besar ini ternyata diilhami masa kecil Anwar. Dulu, dia suka menonton serial kartun Dragon Ball. Dalam film itu, dia terkesan dengan sang lakon, Son Goku, yang mengeluarkan jurus andalan berupa bola energi, Genkidama.
. 
Untuk membuat bola tersebut, Goku tidak menggunakan energi dalam dirinya yang sangat terbatas. Goku meminta seluruh alam agar menyumbangkan energi. Setelah terkumpul banyak dan berbentuk bola, Goku menggunakannya untuk mengalahkan musuh yang juga saudara satu sukunya, Bezita.
. 
Prinsip jurus tersebut menjadi inspirasi bagi Anwar. Dia menerapkannya pada teknologi 4G itu. Jadi, untuk dapat bekerja maksimal, teknologi 4G menggunakan tenaga yang didapat dari luar sumber aslinya.

***

Ya, karya besar ini lahir dari orang desa. Anwar lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 22 Agustus 1978. Dia bukan dari kalangan ningrat. Atau pula juragan kaya. Melainkan dari kalangan jelata.
. 
Sang ayah, Sudjiarto, hanya buruh tani. Begitu pula sang bunda, Siti Patmi. Keluarga ini menyambung hidup dengan menggarap sawah tetangga mereka di Dusun Jabon, Desa Juwet, Kecamatan Kunjang.
. 
Saat masih kecil, Anwar terbiasa ngarit. Mencari rumput untuk pakan ternak. Pekerjaan ini dia jalani untuk membantu kedua orangtuanya. Dia ngarit saban hari. Setiap sepulang sekolah.
. 
Meski hidup di sawah, bukan berarti Anwar tak kenal ilmu. Sejak kecil dia bahkan mengenal betul sosok Albert Einstein dan Michael Faraday. Ilmuwan dunia itu. Anwar suka membaca buku-buku mengenai dua ilmuwan tersebut, padahal tergolong berat.
. 
Hobi ini belum tentu dimiliki anak-anak lain. Dan dari dua tokoh inilah, Anwar menyematkan cita-cita menjadi ‘The Next Einstein’ atau ‘The Next Faraday’.
. 
Cita-cita tersebut hampir saja musnah. Saat sang ayah meninggal pada tahun 1990. Sang tulang punggung tiada. Siapa yang akan menopang keluarga? Perekonomian sudah tentu tersendat. Padahal kala itu Anwar baru saja menapak sekolah dasar.
. 
Anwar tentu khawatir, sang ibu tak mampu membiayai sekolah. Apalagi hingga perguruan tinggi. Tapi Anwar memberanikan diri, mengungkapkan keinginan bersekolah setinggi mungkin kepada sang ibu. Kepada emak.
. 
Anwar menyiapkan diri. Sudah siap apabila sang emak menyatakan tidak sanggup. Tapi jawaban yang dia dengar di luar dugaan. Bu Patmi malah mendorongnya untuk bersekolah setinggi mungkin.
. 
“Nak, kamu tidak usah ke sawah lagi. Kamu saya sekolahkan setinggi-tingginya sampai tidak ada lagi sekolah yang tinggi di dunia ini,” ucap Anwar terbata, karena tak kuasa menahan haru saat mengingat perkataan emaknya itu.
. 
Perkataan itu menjadi bekal Anwar untuk melanjutkan langkah meraih mimpi. Lulus SD, dia diterima di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Kunjang. Kemudian dia meneruskan ke Sekolah Menengah Atas (SMA) 2 Kediri. Salah satu sekolah favorit di Kota Tahu itu.
. 
Saat SMA itulah dia memilih meninggalkan rumah. Dia tinggal di rumah kost, tidak jauh dari sekolah. Jarak rumah dengan sekolah memang lumayan jauh. Dia sadar pilihan ini akan menjadi beban sang ibu.
. 
Masalah itu membuat Anwar harus memutar otak. Dia lalu memutuskan untuk tidak sarapan demi menghemat pengeluaran. Tetapi, itu bukan pilihan tepat. Prestasi Anwar turun lantaran jarang sarapan.
. 
“Karena tidak sarapan, setiap jam sembilan pagi kepala saya pusing,” kata dia.
. 
Kondisi Anwar sempat terdengar oleh ibu salah satu temannya. Merasa prihatin dengan kondisi Anwar, ibu temannya itu menawari dia tinggal menumpang secara gratis. Anwar tidak perlu lagi merasakan pusing saat sekolah. Sarapan sudah terjamin dan prestasi Anwar kembali meninggi.
. 
Lulus dari SMA 2 Kediri, Anwar lalu melanjutkan pendidikan ke Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia diterima sebagai mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dan ditetapkan sebagai lulusan terbaik pada 2000. Dia kemudian mengincar beasiswa dari Panasonic dan ingin melanjutkan ke jenjang magister di sebuah universitas di Tokyo.
. 
Sayangnya, Anwar tidak lolos seleksi universitas tersebut. Dia merasa malu dan tidak ingin dipulangkan. Alhasil, dia memutuskan beralih ke Nara Institute of Science and Technology NAIST dan diterima.
. 
Di universitas tersebut, Anwar mengembangkan tesis mengenai teknologi transmitter dan menggarap disertasi bertema sama dalam program doktoral di universitas yang sama pula.
. 
Dan Anwar, kini telah menelurkan karya besar. Temuan yang ditertawakan itu dinikmati banyak orang. Termasuk para ilmuwan yang mengolok-olok dulu...
. 
Sumber: dream.co.id

Monday, February 16, 2015

Kisah Kopi dan Cangkir

Dalam sebuah acara reuni, beberapa alumni menjumpai guru sekolah mereka dulu. Melihat para alumni tersebut ramai-ramai membicarakan kesuksesan mereka, guru tersebut segera ke dapur dan mengambil seteko kopi panas dan beberapa cangkir kopi yang berbeda-beda. Mulai dari cangkir yang terbuat dari kristal, kaca, tanah liat, melamin dan plastik. Guru tersebut menyuruh para alumni untuk mengambil cangkir dan mengisinya dengan kopi. Setelah masing-masing alumni sudah mengisi cangkirnya dengan kopi, guru berkata; "Perhatikanlah bahwa kalian semua memilih cangkir yang bagus dan kini yang tersisa hanyalah cangkir yang murah dan tidak menarik." "Memilih hal yang terbaik adalah wajar dan manusiawi. Namun persoalannya, ketika kalian tidak mendapatkan cangkir yang bagus perasaan kalian mulai terganggu. Kalian secara otomatis melihat cangkir yang dipegang orang lain dan mulai membandingkannya. Pikiran kalian terfokus pada cangkir, padahal yang kalian nikmati bukanlah cangkirnya melainkan kopinya." Hidup kita seperti kopi dalam analogi tsb di atas, sedangkan cangkirnya adalah pekerjaan, jabatan, dan harta benda yang kita miliki. Pesan moralnya, jangan pernah membiarkan cangkir mempengaruhi kopi yang kita nikmati. Cangkir bukanlah yang utama, kualitas kopi itulah yang terpenting. Jangan berpikir bahwa kekayaan yang melimpah, karier yang bagus dan pekerjaan yang mapan merupakan jaminan kebahagian. Itu konsep yang sangat keliru. Kualitas hidup kita ditentukan oleh "Apa yang ada di dalam" bukan "Apa yang kelihatan dari luar". Apa gunanya kita memiliki segalanya, namun kita tidak pernah merasakan damai, sukacita, dan kebahagian di dalam kehidupan kita? Itu sangat menyedihkan, karena itu sama saja seperti kita menikmati kopi basi yang disajikan di sebuah cangkir kristal yang mewah dan mahal. "Kunci menikmati kopi bukanlah seberapa bagus cangkirnya, tetapi seberapa bagus kualitas kopinya.".....
Selamat menikmati secangkir kopi

Saturday, July 27, 2013

Steve Jobs Quotes

I'm the only person I know that's lost a quarter of a billion dollars in one year.... It's very character-building. 
Steve Jobs, Apple Confidential 2.0

Every good product I've ever seen is because a group of people cared deeply about making something wonderful that they and their friends wanted. They wanted to use it themselves. 
Steve Jobs, Apple WWDC Closing Keynote, 1997

I don't think it's good that we're perceived as different I think it's important we're perceived as MUCH BETTER. If being different is essential to doing that, then we have to do that, but if we could be much better without being different, that'd be fine with me. I want to be much better! I don't care about being different, but we'll have to be different in some ways to be much better. 
Steve Jobs, Apple WWDC Closing Keynote, 1997

I'm sure a lot of you had this experience when you're changing. You're growing as a person and people tend to treat you like you were 18 months ago, and it's really frustrating sometimes when you're growing up and you're more capable. It's the same thing with a company and the press. The press is going to have a lag time. The best thing we can do about the press is embrace them and do the best thing we can to educate them about our strategy. But to keep our eye on the prize, that is turning out some great products. the press and the stock prize will take care of themselves. 
Steve Jobs, Apple WWDC Closing Keynote, 1997

The hardest thing when you think about focusing. You think focusing is about saying "Yes." No. Focusing is about saying "No." And when you say "No," you piss off people. 
Steve Jobs, Apple WWDC Closing Keynote, 1997

I'm as proud of what we don't do as I am of what we do.
Steve Jobs, Business Week

Quality is more important than quantity. One home run is much better than two doubles.
Steve Jobs, Business Week

I've always wanted to own and control the primary technology in everything we do. 
Steve Jobs, BusinessWeek Online, Oct. 12, 2004

It comes from saying no to 1,000 things to make sure we don't get on the wrong track or try to do too much. 
Steve Jobs, BusinessWeek Online, Oct. 12, 2004

It's really hard to design products by focus groups. A lot of times, people don't know what they want until you show it to them. 
Steve Jobs, BusinessWeek, May 25 1998

Innovation has nothing to do with how many R&D dollars you have. When Apple came up with the Mac, IBM was spending at least 100 times more on R&D. It's not about money. It's about the people you have, how you're led, and how much you get it. 
Steve Jobs, Fortune, Nov. 9, 1998

Insanely Great! 
Steve Jobs, His description for the Macintosh Computer

I'm convinced that about half of what separates the successful entrepreneurs from the non-successful ones is pure perseverance. 
Steve Jobs, Interview, 1995

It's better to be a pirate than to join the Navy. 
Steve Jobs, Odyssey: Pepsi to Apple

It's rare that you see an artist in his 30s or 40s able to really contribute something amazing. 
Steve Jobs, Playboy, February 1985

I feel like somebody just punched me in the stomach and knocked all my wind out. I'm only 30 years old and I want to have a chance to continue creating things. I know I've got at least one more great computer in me. And Apple is not going to give me a chance to do that. 
Steve Jobs, Playboy, September 1987

Almost everything--all external expectations, all pride, all fear of embarrassment or failure--these things just fall away in the face of death, leaving only what is truly important. Remembering that you are going to die is the best way I know to avoid the trap of thinking you have something to lose. You are already naked. There is no reason not to follow your heart.
Steve Jobs, Stanford Commencement Adress, 2005

No one wants to die. Even people who want to go to heaven don't want to die to get there. And yet, death is the destination we all share. No one has ever escaped it, and that is how it should be, because death is very likely the single best invention of life. It's life's change agent. It clears out the old to make way for the new. 
Steve Jobs, Stanford Commencement Adress, 2005

Remembering that I'll be dead soon is the most important tool I've ever encountered to help me make the big choices in life. 
Steve Jobs, Stanford Commencement Adress, 2005

Sometimes life is going to hit you in the head with a brick. Don't lose faith. 
Steve Jobs, Stanford Commencement Adress, 2005

You can't connect the dots looking forward you can only connect them looking backwards. So you have to trust that the dots will somehow connect in your future. You have to trust in something: your gut, destiny, life, karma, whatever. Because believing that the dots will connect down the road will give you the confidence to follow your heart, even when it leads you off the well-worn path. 
Steve Jobs, Stanford Commencement Adress, 2005

You've got to find what you love and that is as true for work as it is for lovers. Your work is going to fill a large part of your life and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what what you do. If you haven't found it yet, keep looking and don't settle. As with all matters of the heart, you'll know when you've found it. 
Steve Jobs, Stanford Commencement Adress, 2005

Your time is limited, so don't waste it living someone else's life. Don't be trapped by dogma, which is living with the results of other people's thinking. Don't let the noise of other's opinions drown out your inner voice. And most important, have the courage to follow your heart and intuition. They somehow already know what you truly want to become. Everything else is secondary. 
Steve Jobs, Stanford Commencement Adress, 2005

I didn't see it then, but it turned out that getting fired from Apple was the best thing that could have ever happened to me. The heaviness of being successful was replaced by the lightness of being a beginner again, less sure about everything. It freed me to enter one of the most creative periods of my life. 
Steve Jobs, Stanford University commencement address, June 12, 2005

Do you want to spend the rest of your life selling sugared water or do you want a chance to change the world? 
Steve Jobs, The line he used to lure John Sculley as Apple's CEO

A lot of companies have chosen to downsize, and maybe that was the right thing for them. We chose a different path. Our belief was that if we kept putting great products in front of customers, they would continue to open their wallets. 
Steve Jobs

Be a yardstick of quality. Some people aren't used to an environment where excellence is expected.
Steve Jobs

Design is not just what it looks like and feels like. Design is how it works.
Steve Jobs

Here's to the crazy ones, the misfits, the rebels, the troublemakers, the round pegs in the square holes... the ones who see things differently -- they're not fond of rules... You can quote them, disagree with them, glorify or vilify them, but the only thing you can't do is ignore them because they change things... they push the human race forward, and while some may see them as the crazy ones, we see genius, because the ones who are crazy enough to think that they can change the world, are the ones who do. 
Steve Jobs
I think we're having fun. I think our customers really like our products. And we're always trying to do better. 
Steve Jobs

In most people's vocabularies, design means veneer. It's interior decorating. It's the fabric of the curtains of the sofa. But to me, nothing could be further from the meaning of design. Design is the fundamental soul of a human-made creation that ends up expressing itself in successive outer layers of the product or service. 
Steve Jobs

Innovation distinguishes between a leader and a follower. 
Steve Jobs

So we went to Atari and said, 'Hey, we've got this amazing thing, even built with some of your parts, and what do you think about funding us? Or we'll give it to you. We just want to do it. Pay our salary, we'll come work for you.' And they said, 'No.' So then we went to Hewlett-Packard, and they said, 'Hey, we don't need you. You haven't got through college yet.' 
Steve Jobs

Sometimes when you innovate, you make mistakes. It is best to admit them quickly, and get on with improving your other innovations. 
Steve Jobs

The people who are doing the work are the moving force behind the Macintosh. My job is to create a space for them, to clear out the rest of the organization and keep it at bay. 
Steve Jobs

You can't just ask customers what they want and then try to give that to them. By the time you get it built, they'll want something new. 
Steve Jobs

Thursday, July 25, 2013

Kunci Komunikasi

Cara kita berkomunikasi dengan orang lain adalah sebuah kebiasaan. Karenanya, seringkali kita tidak mengetahui apakah pola percakapan yang kita lakukan sudah baik atau belum baik. Dalam kehidupan sehari-hari pasti anda sering berkata dalam hati:
”ah tidak enak mengobrol dengan si A, lebih enak saya mencari si B dan mengobrol dengannya.”
Saya tidak tahu anda sendiri masuk ke dalam kategori mana : si A ataukah si B, mudah-mudahan bukan si A karena si A biasanya selalu dijauhi oleh teman-temannya. Andai saja anda masuk dalam kategori si A, anda tidak perlu khawatir karena pola komunikasi yang kurang baik tentu saja dapat diperbaiki. Di bawah ini adalah beberapa kesalahan yang umum dilakukan oleh orang-orang beserta beberapa solusi untuk memperbaikinya.

1. Tidak Mendengarkan
Sebagian besar orang bukanlah tipekal pendengar yang baik. Ini tentu saja berhubungan dengan ego mereka yang tinggi, yang justru ingin lebih didengarkan dibanding mendengarkan. Dalam setiap perbincangan mereka sepertinya tidak tahan menunggu giliran untuk berbicara. Belajarlah menekan ego anda untuk mendengarkan secara sungguh-sungguh apa yang orang lain katakan. Ketika anda mengambil sikap untuk mulai mendengarkan, anda sedang membuka jalan untuk terciptanya suatu hubungan (apapun) yang sangat potensial. Namun tetap hindari jawaban singkat “ya” atau “tidak”, karena jika anda seperti itu lawan bicara anda akan memberikan informasi setengah-setengah kepada anda. Antusiaslah terhadap topik yang sedang mereka bicarakan, sebagai contoh, jika lawan bicara anda sedang bercerita tentang pengalamannya mendaki gunung pada akhir minggu lalu, anda dapat bertanya kepadanya:
gunung apa yang anda daki?
apa yang ada sukai dari mendaki gunung?
apa saja yang anda lakukan di atas gunung? 
Pertanyaan-pertanyaan semacam itu akan membuat topik pembicaraan menjadi lebih mendalam, lebih menarik, serta memancing lebih banyak lagi topik untuk didiskusikan. Dan yang tak kalah pentingnya lawan bicara anda mengetahui bahwa anda sungguh-sungguh sedang mendengarkannya. Hal ini tentu saja akan membuat tingkat respek lawan bicara anda bertambah pada anda.

2. Terlalu Banyak Bertanya
Beberapa pertanyaan dapat berarti anda antusias dengan lawan bicara anda, namun terlalu banyak bertanya pun akhirnya menjadi tidak baik karena sepertinya anda sedang menginterogerasi lawan bicara anda, dan dapat membuat mereka menjadi tidak nyaman. Cobalah gabungkan antara pernyataan dan pertanyaan, misalkan:
saya pun minggu lalu berakhir pekan dengan memancing bersama teman-teman kerja saya. Apakah anda suka memancing? 

3. Kehabisan Topik Untuk Dibicarakan 

Dalam percakapan mungkin anda sering merasa kehabisan topik untuk dibicarakan dengan lawan bicara anda, terutama jika anda berbicara dengan seseorang yang baru saja anda kenal. Untuk mencegah hal ini terjadi, ada beberapa saran mengenai topik yang bisa anda bicarakan:
Seorang bijak pernah berkata “Jangan tinggalkan rumah tanpa membaca surat kabar terlebih dahulu. Jika anda kehabisan topik untuk dibicarakan, anda bisa memulai berbicara tentang berita yang sedang hangat saat ini.” 
Bicarakan tentang sesuatu yang berada disekeliling anda. Mungkin tentang aquarium yang berada dibelakang anda, anak-anak yang sedang bermain di samping anda, atau apapun saja yang memungkinkan untuk dibicarakan di sekeliling anda. 

 4. Penyampaian yang Buruk
Salah satu hal yang paling penting dalam berkomunikasi bukanlah apa yang anda katakan, melainkan bagaimana anda menyampaikannya. Perubahan dalam kebiasaan ini akan membuat perbedaan besar, karena suara dan bahasa tubuh adalah bagian yang sangat vital dalam berkomunikasi. Beberapa hal dibawah ini untuk anda pertimbangkan : Sampaikan dengan perlahan. Ketika anda berbicara tentang suatu hal yang sangat menyenangkan, mudah sekali bagi anda untuk memulai pembicaraan tersebut dan bahkan anda dapat berbicara dengan sangat cepat. Usahakan anda memperlambat kecepatan bicara anda, karena akan lebih mudah bagi lawan bicara anda untuk mendengarkan dan menangkap maksud yang ingin anda sampaikan. Bicaralah dengan suara lantang. Tidak perlu ragu, karena lawan bicara anda memang ingin mendengarkan anda. Bicaralah dengan jelas. Jangan seperti bergumam. Bicaralah dengan suara yang tidak monoton. Libatkan emosi dalam suara anda. Gunakan jeda. Penyampaian dengan perlahan ditambah dengan jeda akan membuat lawan bicara anda lebih perhatian dalam mendengarkan dan suasana pun menjadi lebih rileks. Gunakan bahasa tubuh yang baik.

5. Menginterupsi
Apakah yang anda rasakan jika pembicaraan anda dipotong oleh lawan bicara anda? … Ya, lawan bicara anda pun akan merasakan hal yang sama jika anda memotong pembicaraannya. Biarkan lawan bicara anda menghabiskan terlebih dahulu apa yang ingin disampaikan. Itu adalah salah satu bentuk penghargaan anda pada lawan bicara anda. Carilah keseimbangan antara mendengarkan dan berbicara.

6. Keinginan “Selalu Benar”
Orang tidak akan terkesan kepada anda jika anda selalu ingin merasa benar dalam setiap pembicaraan. Seringkali pembicaraan bukan betul-betul sebuah diskusi. Kadang-kadang kita ingin menjaga mood tetap baik dengan berbicara dengan seseorang. Sebagai contoh : salah satu teman anda ingin bercerita kepada anda mengenai serunya pengalaman berarung jeram sampai-sampai perahu karetnya terbalik. Namun anda malah berbicara bagaimana berarung jeram yang baik. Saya yakin mood teman anda akan langsung berubah. Duduklah santai, berbicara dan tidak berdebat.

7. Berbicara Tentang Hal-Hal Aneh atau Negatif
Pernahkan anda berkenalan dengan seseorang dan setelah itu ia berbicara tentang hal-hal aneh atau negatif, seperti kesehatannya yang memburuk, cerita pembunuhan, atasannya yang menyebalkan, atau menggunakan bahasa aneh yang hanya ia dan temannya yang mengetahui artinya. Saya rasa tidak ada manfaatnya berbicara hal-hal aneh atau negatif seperti itu. Orang-orang akan senang berbicara kepada anda jika anda selalu memberikan energi positif dalam setiap kata-kata yang anda keluarkan.

8. Membosankan
Jangan bercerita panjang-panjang tentang mobil anda yang baru saja anda beli atau rumah anda yang baru saja selesai dibangun. Rata-rata orang tidak terlalu tertarik dengan cerita semacam itu, yang terlalu mengekspose kemampuan diri. Carilah topik yang mengarah pada hal-hal yang bergairah atau hal-hal yang lucu misalkan. Bisa juga anda menceritakan tentang pengalaman anda berakhir pekan di puncak kemarin atau rencana anda pada liburan Lebaran mendatang. Intinya adalah sesuatu yang positif. Bukan juga mengeluh tentang atasan atau pekerjaan anda.
Dale Carnegie pernah berkata: ”Dalam 2 bulan anda akan mempunyai lebih banyak teman dengan cara antusias terhadap cerita-cerita mereka dibandingkan 2 tahun anda mencari teman dengan cara berusaha memancing mereka tertarik pada cerita-cerita anda.” 
Cobalah memberi peran lebih dalam berbicara untuk lawan bicara anda. Kelak anda akan membangun sebuah hubungan yang berkualitas.
Mungkin anda sudah sering mendengar istilah “mengapa Tuhan menciptakan 2 telinga dan 1 mulut? … agar kita lebih banyak mendengarkan dibanding berbicara."
9. Tidak Merespon Dengan Baik
Jika seseorang bercerita tentang pengalamannya, jangan sekedar mengangguk atau menjawab dengan kalimat singkat. Terbukalah dan katakan apa yang anda pikirkan. Ekspresikan perasaan anda. Sebagai penutup, anda tidak harus memperbaiki ke-9 langkah diatas secara sekaligus. Pilihlah kira-kira 3 hal terpenting yang menurut anda perlu diperbaiki dan selama 3-4 minggu anda berusaha melakukan hal tersebut secara terus menerus sampai akhirnya menjadi suatu kebiasaan.


Mudah-mudahan tips ini bermanfaat bagi anda sehingga kelak anda dapat menjadi teman bicara yang baik bagi teman-teman atau pasangan anda.

Sumber

Wednesday, April 18, 2012

Cerita Baru

Dua ribu dua belas, setahun sudah masa perubahan tiba, masa paling kelam, gelap, keadilan diperhitungkan disini. Dimana semua semangat dibakar separuhnya sia-sia. Semoga sadar dengan apa yang dilakukan. Newton menjadi saksi bisu atas usaha meruntuhkan tembok Berlin. dengan momentum kecemburuan.

Bulan ketiga, kejemuan itu dipudarkan dengan impian semu datangnya sehelai harapan dari sebercak aura Misa Campo yang masih ragu untuk diabadikan dalam kotak hitam.

Bingung? apa yang mereka lakukan itu? Menyesal tidak bisa menaklukan dengan baik si banteng besi. Padahal sepertinya itu lebih mudah dari menyelesaikan integral lipat tiga, tidak butuh ijazah SMA pula. Gigi itu bermuda, jingga itu kuncinya. Itulah kehidupan, tidak sempurna.

Mengapa Tommy dan Gina bisa bertahan? jawabannya "livin' on the prayer" kata Bon Jovi. Perbedaan pendapat dalam diri mengenai rasa berayukur dan dorongan untuk maju pun membunuh satu persatu sahabat, ada yang cepat tetapi ada pula yang bertahan lama. Sungguh tidak sesuai dengan pancasila memang.

Kembali dari dirinya, haruskah dikejar? haruskah mengakui kenyataan yang sebenarnya tidak memalukan tetapi mengambil resiko. "Bitch Please" sahut 9GAG. Pola ini tidak benar? ternyata kekuatan diri sendiri tidak dapat mengubah dunia. Setelah ditembak dengan 6 peluru, 2 diantaranya belum selesai, apakah harus mengalami ini semua. Make Over! solusinya, atau dengan seperti biasa? berlari menguras tenaga dan berfikir jernih setelah capek diburu nyawa. Lumayan, sedikit menghibur.

Kompetisi adalah termasuk seleksi alam, keadilan menjadi faktor yang menentukan. Saat semua berjalan beriringan, bersemilah cinta. Bagaimana dengan arti denotasinya? apa kesimpulannya? mari nyatakan, mari kukuhkan dan mari taklukan. Mudah memang menulis, terapi sulit memang dimengerti. layaknya memiliki wajah anti jerawat dan memiliki stamina sedikit tidur. Sangat senjang dengan dirimu tempo hari, dimana seisi dunia tahu tentang tidurmu yang bodoh.

Harus kubayar mahal untuk menuju teater mimpi, urungkan niat, kembali berfikir kedepan untuk janji anak muda kepada orang tuanya. sedikit gaul itu dibutuhkan, akan dibeli 2 untuk Gohan kepada Lili. Doakan agar itu tercapai, karena fokusku tidak bertitik dan setanmu meracuni.

Yang ke 23 adalah dorongan motivasi, ungkapan keceriaan dan introspeksi melihat diri dimasa lalu. Basejam kurang lebih bernyanyi "ingin apa aku ini? tak kumengerti... kadang-kadang ingin pergi, kadang ingin sendiri sampai kini ku-tak tahu pasti". Sangat bodoh!

Sore itu, hujan lebat, toko serba ada menjadi pilihan untuk sebotol susu dan sekantung cokelat. Seorang ibu sekitar 40 tahun memegang beberapa lembar kertas berisikan hukum, pasal dan norma. wajah basah menjadi alasan untuk memakai tissue dan mengusapnya, tetapi miris memang dunia minggu ini, bekasnya dibuang saja tanpa ada otak. Terpelajarkah dia? bagaimana dengan anaknya? bagaimana dengan cucunya? calon apple yang jatuh tidak jauh dari pohonnya. [hewan]!

Waisak ini rasanya berbeda, semoga ini pertanda baik, titik terang dari semua kegelapan dan menjadi cambuk pada malam-malam hening ini, darimana harus berjalan? "bimbing nubi yang hina ini suhu" begitu kata para semproter indonesia.

2 mei ini menjadi saksi tidak ada penghargaan dari orang bodoh, pecudang, budak belian dan hanya memerintah. Berani bicara dibelakang, tetapi bertopeng didepan. Persetan! mengolok orang dengan kalimat "penjilat" tetapi ia pun menjilat, apa bedanya dengan maling teriak maling? pengecut!

Janji hari ini adalah "menghargai orang, karena dengan penghargaan, orang tersebut akan menghormati". dan pasti semua manusia tidak ingin diperintah oleh orang bodoh! camkan itu orang tua! maaf pastinya sulit dimengerti ya? start-lah dari menghargai orang lain.

Itulah aku kemarin, lihat saja esok hari!

Thursday, February 23, 2012

Funny like Scrabble

Haha, merenung lalu tertawa. hidup bagai huruf-huruf permainan scrabble yang harus disusun menjadi sebuah kata dengan segala keterbatasan yang ada. Huruf apa yang dimiliki? Bagaimana dengan papan srabblenya? Apakah masih ada yang bisa di-mainkan dengan huruf-huruf yang dimiliki? Berapa pointnya? Bagaimana jika seperti ini? atau seperti itu?. Banyak sekali pertanyaan, kadang inginkan sesuatu yang lebih dari apa yang dimiliki, tetapi saat dihadapkan dengan resiko yang ada, maka takut, sedih, kadang menangis. Manusia? Mahluk dengan semua kegalauannya. Muak memang bermain scrabble! saat telah menggunakan kesempatan membuat sebuah kata, saat itu pula kehilangan kesempatan lainnya, tetapi saat sebaliknya menyimpan huruf kosong, kesempatan ini akan terbuang tetapi kesempatan lain menanti.

Saturday, December 3, 2011

Abstraknya Pikiranku

Menulis rasanya capek hari ini. Berat untuk kembali kemasa lalu, dimana aku dapat mendengar keceriaan hatiku. Hanya kemarin yang dapat mengerti imajinasiku hari ini. Beruntunglah masa kecilku dengan keluargaku yang penuh cinta kasih padaku. Surga untuk masa mudaku, disaat beban ditinju rata bersama dalam hangatnya kesetia-kawanan sahabat yang kini sibuk mencari uang. Masaku sekarang kunjung muram, hanya Beliau Yang Berkekuatan Tanpa Batas yang dapat menjemputku kedepan pintu gerbang kemerdekaan seperti layaknya undang-undang dasar 1945. Dua diantara lima, satu begitu dekat namun membawaku dalam kemandirian dan mengajarkanku hidup penuh derita dimana kita harus berdiri sendiri membebaskan diri dari dukkha dan yang lain terlihat begitu ramah, baik, dikenal dekat oleh saudara kandungku dan membuat pengikutnya berserah diri dan pasrah kepadanya agar mencapai kebahagiaan dengan kehidupan penuh keajaiban. Tidak ada komentar pada hal itu. Aku teguh, bersyukur itu hal yang sulit memang. Mengapa mereka seperti itu? Begitulah adanya hidup, seperti bidak catur yang memakan dan dimakan sesuai permintaan dari pemainnya, dan tak akan pernah seorang bidak catur dapat berkuasa, bebas, dan mampu mengatur hidupnya. Kecil kalian diajarkan untuk pintar, begitu bangganya orang tua saat kau berprestasi, kenyataan berbicara "Hey, Inilah hidup! idealisme minor" Hadapi dengan topengmu, ajaklah kambing hitammu, tusuk!, demi sesuatu hal tidak penting mengesampingkan tujuan, dan klise belaka. Inilah milikku, berjudi layaknya kasino, abu-abu layaknya tempat sampah toilet kantorku. Bagaimana denganmu? maka terjawablah "tidak semua pertanyaan dalam hidup, dapat dijawab oleh internet, hanya Beliau yang dapat menjawabnya. Yang kumengerti, kulakukan yang terbaik dalam hidupku, boomerang balasan untukku. Cepat seperti SSC Ultimate Aero 3, cerdik seperti Frank Abagnale Jr., mahal seperti ide-ide brilian, karena "jangan tiru sikap yang buruk, turuti sifat baiknya, maka kau akan sukses" sepatah nasehat. Pernahkah waktu berhenti? Haha, pernah jawabku. Seru, semua suara kedap didengar, pujian dan kritik terasa damai karena sikap sporadis dalam ingatan, akar dari kebencian sebab tertipu ketelitian. Suasana non-kondusif memojokanku. bau racun senjata dari Natalee sudah tidak tercium, rogue itu kesepian, terperangkap oleh kerja tak seimbang dan nasib notebook yang ter-disarm, terdengar jerit hasrat Killing-Spree, Adrenaline Rush dan Sinister Strike yang menjadi pro dan kontra Azeroth. Kurindu wangi kemenangan, saat jejakku ditancapkan dipuncak Agung, Rinjani dan Mahameru tentunya. Ingin kesenangan rock and roll, akan kujawab "yuk, yuk dan yuk!". Tampaknya berbeda sekarang. Nikmatilah hidup, karena kalian lebih beruntung dariku.

Sunday, April 24, 2011

This is your LIFE

Do what you LOVE, and DO IT often. If you don't like something, CHANGE IT. If you don't like your job, QUIT. If you don't have enough time, STOP watching TV. If you are looking for the love of your life, STOP; They will be waiting for you when you start doing thing you love. Stop over analyzing, Life is SIMPLE. All emotion are beautiful. When you eat, APPRECIATE every last bite. Open your mind, arms and heart to new things and people, we are UNITED in our DIFFERENCES. Ask the next person you see what their passion is, and share your inspiring DREAM with them. Travel often; Getting LOST will help you find yourself. Some opportunities only come once, SEIZE them. Life is about the people you meet, and the things you create with them so go out and START creating. Live your DREAM, and wear your PASSION. Life is SHORT.
This is your LIFE.

Friday, November 19, 2010

Teka-Teki Albert Eintein

Albert Einstein menyusun Teka-Teki ini pada abad yang lalu. Ia menyatakan, 98% penduduk di dunia tidak mampu memecahkan Teka-teki ini. Apakah kamu termasuk yang 2% lagi?. Dari data diperoleh banyak para sarjana (sekitar 80%) dalam test psikotest waktu melamar pekerjaan tidak mampu menjawabnya. Buktikan!

Mari kita mulai!
Ada lima buah rumah yang masing-masing memiliki warna yang berbeda, setiap rumah dihuni satu orang pria dengan kebangsaan yang berbeda beda, setiap penghuni menyukai satu jenis minuman tertentu, merokok dengan merek rokok tertentu dan memelihara satu jenis hewan tertentu. Tidak satupun dari kelima orang tersebut yang minum minuman yang sama, merokok merek rokok yang sama, dan memelihara hewan yang sama seperti penghuni yang lain. dan pertanyaannya: Siapakah yang memelihara IKAN?

Petunjuk :
  • Orang Inggris tinggal didalam rumah berwarna merah
  • Orang Swedia memelihara anjing
  • Orang Denmark senang minum teh
  • Rumah berwarna hijau terletak tepat di sebelah kiri rumah berwarna putih
  • Penghuni rumah berwarna hijau senang minum kopi
  • Orang yang merokok PallMall memelihara burung
  • Penghuni rumah yang terletak ditengah-tengah senang minum susu
  • Penghuni rumah berwarna kuning merokok Dunhill
  • Orang Norwegia tinggal dirumah paling pertama
  • Orang yang merokok Marlboro tinggal disebelah orang yang memelihara kucing
  • Orang yang memelihara kuda tinggal di sebelah orang yang merokok Dunhill
  • Orang yang merokok StarMild senang minum bir
  • Disebelah rumah berwarna biru tinggal orang Norwegia
  • Orang Jerman merokok DjiSamSoe
  • Orang yang merokok Marlboro bertetangga dengan orang yang minum air

Berusahalah terlebih dahulu, Jangan Menyerah. 
Tapi kalo ga sanggup bisa langsung pencet CTRL+A

Solusi:
  • Orang Norwegia tinggal di rumah paling pertama.
  • Penghuni rumah yang terletak ditengah-tengah senang minum susu.
  • Disebelah rumah berwarna biru tinggal orang Norwegia.
  • Rumah berwarna hijau terletak tepat di sebelah kiri rumah berwarna putih
  • Penghuni rumah berwarna hijau senang minum kopi.
  • Orang Inggris tinggal didalam rumah berwarna merah.
  • Penghuni rumah berwarna kuning merokok Dunhill.
  • Orang yang memelihara kuda tinggal di sebelah orang yang merokok Dunhill.
  • Orang yang merokok Marlboro bertetangga dengan orang yang minum air.
  • Orang yang merokok Marlboro tinggal disebelah orang yang memelihara kucing.
  • Orang yang merokok StarMild senang minum bir.
  • Orang Denmark senang minum teh.
  • Orang Jerman merokok DjiSamSoe.
  • Orang Swedia memelihara anjing.
  • Orang yang merokok PallMall memelihara burung
  • Jadi Norwegia, kuning, dunhill, air, kucing
  • Jadi Denmark, biru, malboro, teh, kuda
  • Jadi Inggris, merah, pallmall, susu, burung
  • Jadi Jerman, hijau, djisamsoe, kopi, IKAN
  • Jadi Swedia, putih, starmild, bir, anjing

Saturday, June 12, 2010

Pertanyaan nomer 5 pada Ujian Inovasi dan Kewirausahaan

UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP 2009/2010
Mata Kuliah : INOVASI DAN KEWIRAUSAHAAN / IE 4813
Dosen : TIM
Hari / Tanggal : Sabtu / 12 Juni 2010
Waktu : 100 menit
Sifat Ujian : Open Book

1. ... (Susah)
2. ... (Cetek)
3. ... (Biasa)
4. ... (Googling dikid)
5. Gambarlah diri Anda 10 Tahun yang akan datang!

Jawaban Nomer 5:

Friday, October 23, 2009

Kinerja Menurun?

Banyak hal yang mempengengaruhi kinerja kerja lw nurun, bisa dari faktor lw-nya sendiri ato juga bisa dari faktor tempat kerjaan lw.
Udah omongan dari jaman nabi gombloh kalo manusia bisa berubah seiring berjalannya waktu. ada orang yang stabil ada juga yang nggak stabil alias mood-moodan. kalo orang yang stabil biasanya ya stabil kerjanya tapi kalo yang mood-moodan bisa tergantung tempat kerjanya.
Nah ini yang lebih penting, faktor tempat kerjanya sendiri yang lebih gawat ngebuat kinerja menurun dan dampaknya daya saing tempat kerja itu juga nurunlah, apa aja si sebenernya faktor yang dipengeruhi sama tempat kerja? nih contohnya:
  • suasana kerja yang tidak kondusif
  • tidak ada kemajuan dari waktu ke waktu
  • aturan kerja yang semerawutan
  • etos kerja yang kurang baik
  • gaji yang tidak tepat waktu atau tidak berimbang
  • persaingan yang tidak sehat
  • dan masih banyak lagi
Yah bisa dibilang masih banyak faktor-faktor lainnya, tapi yang jelas kalo kita optimis, pantang menyerah dan bekerja keras kita akan sedikit demi sedikit merubah lingkungan ke arah yang lebih baik dan membuat revolusi besar yang membuat tempat kerja kita berkembang bergerak maju

Blogged with the Flock Browser

Sunday, September 13, 2009

Don't Complain about your Job

Kadang Di Indonesia, orang-orang banyak mengeluh tentang pekerjaan mereka. Mereka tidak tahu kehidupan ini memang berat. "Hidup adalah Penderitaan" Menurut Buddha.

Coba Kita lihat beberapa pekerjaan yang terlihat menderita dan perlu kita sadari kita lebih beruntung dari pada mereka.











Bagaimana? Apa anda lebih beruntung dari mereka?

Website counter [Close]