Showing posts with label habit. Show all posts
Showing posts with label habit. Show all posts

Tuesday, February 7, 2017

Prinsip 90/10 Stephen J. Covey

Bagaimana prinsip 90/10 itu ?
  •  10% dari hidup kita terjadi karena apa yg langsung kita alami.
  •  90% dari hidup kita ditentukan dari cara kita bereaksi.
Apa maksudnya?
Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari kondisi yg terjadi pada diri anda.

Contoh kasus :
  
Kasus 1
Anda makan pagi dengan keluarga anda. Anak anda secara tak sengaja menyenggol cangkir kopi minuman anda sehingga pakaian kerja anda tersiram. Anda tidak dapat mengendalikan apa yg baru saja terjadi.
Reaksi anda: Anda bentak anak anda karena telah menjatuhkan kopi ke pakaian anda. Anak anda akhirnya menangis. Setelah membentak, anda menoleh ke istri anda & mengkritik karena telah menaruh cangkir pada posisi terlalu pinggir di ujung meja.

Akhirnya:
  • Terjadi pertengkaran mulut. 
  • Anda lari ke kamar & cepat-cepat ganti baju. 
  • Kembali ke ruang makan, anak anda masih menangis sambil menghabiskan makan paginya
  • Akhirnya anak anda ketinggalan bis.
  • Istri anda harus secepatnya pergi kerja.
  • Anda buru-buru ke mobil & mengantar anak anda ke sekolah.
  • Karena anda telat, anda laju mobil dengan kecepatan 70 km/jam, padahal batas kecepatan hanya boleh 60 km/jam.
  • Setelah terlambat 15 menit & terpaksa mengeluarkan kocek Rp 600.000,- karena melanggar lalu lintas, akhirnya anda juga sampai di sekolah.
  • Anak anda secepatnya keluar dari mobil tanpa pamit.
  • Setiba di kantor anda telat 20 menit, anda baru ingat kalau tas anda tertinggal di rumah
  • Hari kerja anda dimulai dengan situasi buruk
  • Jika diteruskan maka akan semakin buruk, pikiran anda terganggu karena kondisi di rumah
  • Saat tiba di rumah, anda menjumpai beberapa gangguan hubungan dengan istri & anak anda
Mengapa? Karena cara anda bereaksi pada pagi hari
Mengapa anda mengalami hari yg buruk?
  1. Apakah penyebabnya karena kejatuhan kopi?
  2. Apakah penyebabnya karena anak anda?
  3. Apakah penyebabnya karena polisi lalu lintas?
  4. Apakah anda penyebabnya?
Jawabannya adalah No. 4 yaitu Anda sendiri!

Anda tidak dapat mengendalikan diri setelah apa yg terjadi pada cangkir kopi yang tumpah. Cara anda bereaksi dlm 5 detik itu yang menentukan

Kasus 2
Cairan kopi menyiram baju anda. Begitu anak anda akan menangis, anda berkata lembut:
"Tidak apa2 sayang, lain kali hati2 ya."

Akhirnya:
  • Anda ambil handuk kecil & lari ke kamar. Setelah mengganti pakaian & mengambil tas, secepatnya anda menuju jendela ruang depan & melihat anak anda sedang naik bis sambil melambaikan tangan ke anda
  • Anda kemudian mengecup lembut pipi istri anda & mengatakan "Sampai jumpa makan malam nanti"
  • Anda datang ke kantor 5 menit lebih cepat & dengan muka cerah menyapa staff anda. Bos anda mengomentari semangat & kecerahan hari anda di kantor.

Apakah anda melihat perbedaan dua kondisi tersebut? Dua skenario berbeda, dimulai dengan kondisi yg sama, diakhiri dengan kondisi berbeda.

Mengapa? Ternyata penyebabnya adalah dari cara anda bereaksi! Anda tidak dapat mengendalikan 10% dari yg sudah terjadi yg 90% adalah akibat dari reaksi anda sendiri

Sekarang anda sudah tahu Prinsip 90/10 Gunakanlah dalam aktivitas harian anda & anda akan kagum atas hasilnya. Tidak ada yg hilang & hasilnya sangat menakjubkan.

Friday, January 27, 2017

Let’s Talk About ANGPAO & IMLEK

Yang biasa dilakukan pada saat IMLEK salah satu nya adalah SOJA, Boleh dikatakan,..bahwa ternyata masih banyak orang Tionghoa yang belum tahu bagaimana seharusnya melakukan soja yang benar.

Dalam bahasa Mandarin, Soja disebut Gongshou yang dalam dialek Hokkian ada Kiongchiu (ejaan lama Kiongtjhioe) Cara soja yang benar berdasarkan pedoman seharusnya YANG memeluk YIN atau Tangan kanan dikepal kemudian tangan kiri menutupi tangan kanan dan jari jempol harus berdiri lurus, dan menempel keduanya.
  • Soja kepada yang lebih tua dengan mengangkat sejajar mulut.
  • Soja kepada yang seumuran sejajar dengan dada
  • Soja kepada yang lebih muda sejajar dengan perut.
  • Sedangkan, Soja kepada para dewa harus sejajar dengan mata.
  • Dan kalau Soja kepada Tuhan harus di atas kepala. 
Pada saat dahulu kala di hari raya Tahun Baru Imlek, anggota keluarga saling mengucapkan Sin Cun Kiong Hie (Xin Chun Gong Xi) yang berarti Selamat menyambut musim semi atau Selamat Tahun Baru. Tetapi ucapan demikian sekarang udah kuno alias tidak trendi lagi, karena telah diganti dengan ucapan Gong Xi Fa Cai (Kiong Hie Hoat Tjay) yang berarti semoga sukses selalu atau selamat jadi kaya, mereka yang ingin mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek dengan kalimat yang lebih lengkap biasa menggunakan "Gong Xi Fa Cai, Wan Shi Ru Yi, Shen Ti Jian Kang” yang berarti: semoga sukses selama-lamanya dan selalu dalam keadaan sehat

Tradisi Tahun Baru Imlek selalu dikaitkan pula dengan pemberian angpau. Kata angpau itu sendiri berasal dari dialek Hokkian yang arti harfiahnya adalah bungkusan atau amplop merah. Warna merah itu dalam Budaya Tionghoa berarti lambang warna pembawa hokie maupun kegembiraan.

Angpau bukan hanya diberikan pada saat Tahun Baru Imlek saja, melainkan lazim juga diberikan pada saat pesta pernikahan, masuk rumah baru, ulang tahun, maupun acara-acara pesta lainnya. Yang berkewajiban memberi angpau pada umumnya orang yang telah berkeluarga sebab dalam budaya Tionghoa, Pernikahan itu merupakan batasan antara masa kanak-kanak dan dewasa, di samping itu orang yang telah menikah, kebanyakan secara ekonomi pasti sudah jauh lebih mapan. Walaupun demikian bagi mereka yang belum menikah, tetapi ingin juga turut memberikan angpau, maka sebaiknya uang tersebut diberikan dengan tanpa menggunakan amplop merah. Jumlah uang yang ada dalam sebuah amplop angpao bervariasi. Untuk perhelatan yang bersifat suka cita biasanya besarnya dalam angka genap, angka ganjil untuk kematian.

Angka Empat ter-asosiasi dengan ketidakberuntungan, karena pelafalan angka empat (shi, 四) berarti *Mati (shi wang, 死亡). Jumlah uang dalam amplop angpao dihindari menggunakan angka empat. Walaupun demikian, angka delapan (8) terasosiasi untuk keberuntungan. Pelafalan angka delapan (8) berarti *kekayaan Makanya jumlah uang dalam amplop angpao seringkali merupakan *kelipatan delapan (8).

Kewajiban memberi angpau bukan terhadap anak-anak saja, melainkan juga kepada orang yang dituakan. Pemberian angpau pada hari Tahun Baru Imlek itu sendiri sebenarnya mempunyai makna yang lebih dikenal dengan sebutan Ya Sui yang berarti hadiah untuk anak-anak dalam rangka pergantian tahun maupun pertambahan usia.

Tradisi Ya Sui ini sudah dikenal sejak jaman Ming dan Qing. Karakter Sui dalam Ya *Sui*berarti “umur”, dan ini sebenarnya mempunyai lafal yang sama dengan karakter Sui lainnya yang berarti “bencana”. Jadi, Ya Sui ini bisa juga diartikan sebagai simbol atau lambang untuk penangkal bencana, dengan harapan anak-anak yang mendapatkan hadiah Ya Sui tersebut akan terlindungi selama setahun mendatang dengan tanpa adanya gangguan penyakit maupun bencana.

Sebenarnya kalau ditelusuri dengan benar, pemberian angpau ini belum dikenal ketika jaman dahulu, sebab mereka baru mengenal dan baru menggunakan uang kertas pada pada jaman dinasti Song dan uang kertas tersebut baru benar-benar menyebar luas secara resmi pada jaman dinasti Ming. Nominal uang kecil yang beredar di Tiongkok pada saat itu masih dalam bentuk koin perunggu yang diberi lubang segi empat di tengahnya dan ini lebih dikenal dengan nama Wen atau Tongbao. Koin-koin yang akan dihadiahkan tersebut sebelumnya diikat terlebih dahulu menjadi untaian uang dengan menggunakan tali merah. Orang-orang kaya memberikan untaian uang sampai 100 koin, sebab ini juga melambangkan umur panjang.

Angpao bukan dinilai dari besar kecilnya, melainkan ketulusan hati saat memberi yang berisi DOA dan HARAPAN kepada yang menerimanya

Thursday, July 25, 2013

Kunci Komunikasi

Cara kita berkomunikasi dengan orang lain adalah sebuah kebiasaan. Karenanya, seringkali kita tidak mengetahui apakah pola percakapan yang kita lakukan sudah baik atau belum baik. Dalam kehidupan sehari-hari pasti anda sering berkata dalam hati:
”ah tidak enak mengobrol dengan si A, lebih enak saya mencari si B dan mengobrol dengannya.”
Saya tidak tahu anda sendiri masuk ke dalam kategori mana : si A ataukah si B, mudah-mudahan bukan si A karena si A biasanya selalu dijauhi oleh teman-temannya. Andai saja anda masuk dalam kategori si A, anda tidak perlu khawatir karena pola komunikasi yang kurang baik tentu saja dapat diperbaiki. Di bawah ini adalah beberapa kesalahan yang umum dilakukan oleh orang-orang beserta beberapa solusi untuk memperbaikinya.

1. Tidak Mendengarkan
Sebagian besar orang bukanlah tipekal pendengar yang baik. Ini tentu saja berhubungan dengan ego mereka yang tinggi, yang justru ingin lebih didengarkan dibanding mendengarkan. Dalam setiap perbincangan mereka sepertinya tidak tahan menunggu giliran untuk berbicara. Belajarlah menekan ego anda untuk mendengarkan secara sungguh-sungguh apa yang orang lain katakan. Ketika anda mengambil sikap untuk mulai mendengarkan, anda sedang membuka jalan untuk terciptanya suatu hubungan (apapun) yang sangat potensial. Namun tetap hindari jawaban singkat “ya” atau “tidak”, karena jika anda seperti itu lawan bicara anda akan memberikan informasi setengah-setengah kepada anda. Antusiaslah terhadap topik yang sedang mereka bicarakan, sebagai contoh, jika lawan bicara anda sedang bercerita tentang pengalamannya mendaki gunung pada akhir minggu lalu, anda dapat bertanya kepadanya:
gunung apa yang anda daki?
apa yang ada sukai dari mendaki gunung?
apa saja yang anda lakukan di atas gunung? 
Pertanyaan-pertanyaan semacam itu akan membuat topik pembicaraan menjadi lebih mendalam, lebih menarik, serta memancing lebih banyak lagi topik untuk didiskusikan. Dan yang tak kalah pentingnya lawan bicara anda mengetahui bahwa anda sungguh-sungguh sedang mendengarkannya. Hal ini tentu saja akan membuat tingkat respek lawan bicara anda bertambah pada anda.

2. Terlalu Banyak Bertanya
Beberapa pertanyaan dapat berarti anda antusias dengan lawan bicara anda, namun terlalu banyak bertanya pun akhirnya menjadi tidak baik karena sepertinya anda sedang menginterogerasi lawan bicara anda, dan dapat membuat mereka menjadi tidak nyaman. Cobalah gabungkan antara pernyataan dan pertanyaan, misalkan:
saya pun minggu lalu berakhir pekan dengan memancing bersama teman-teman kerja saya. Apakah anda suka memancing? 

3. Kehabisan Topik Untuk Dibicarakan 

Dalam percakapan mungkin anda sering merasa kehabisan topik untuk dibicarakan dengan lawan bicara anda, terutama jika anda berbicara dengan seseorang yang baru saja anda kenal. Untuk mencegah hal ini terjadi, ada beberapa saran mengenai topik yang bisa anda bicarakan:
Seorang bijak pernah berkata “Jangan tinggalkan rumah tanpa membaca surat kabar terlebih dahulu. Jika anda kehabisan topik untuk dibicarakan, anda bisa memulai berbicara tentang berita yang sedang hangat saat ini.” 
Bicarakan tentang sesuatu yang berada disekeliling anda. Mungkin tentang aquarium yang berada dibelakang anda, anak-anak yang sedang bermain di samping anda, atau apapun saja yang memungkinkan untuk dibicarakan di sekeliling anda. 

 4. Penyampaian yang Buruk
Salah satu hal yang paling penting dalam berkomunikasi bukanlah apa yang anda katakan, melainkan bagaimana anda menyampaikannya. Perubahan dalam kebiasaan ini akan membuat perbedaan besar, karena suara dan bahasa tubuh adalah bagian yang sangat vital dalam berkomunikasi. Beberapa hal dibawah ini untuk anda pertimbangkan : Sampaikan dengan perlahan. Ketika anda berbicara tentang suatu hal yang sangat menyenangkan, mudah sekali bagi anda untuk memulai pembicaraan tersebut dan bahkan anda dapat berbicara dengan sangat cepat. Usahakan anda memperlambat kecepatan bicara anda, karena akan lebih mudah bagi lawan bicara anda untuk mendengarkan dan menangkap maksud yang ingin anda sampaikan. Bicaralah dengan suara lantang. Tidak perlu ragu, karena lawan bicara anda memang ingin mendengarkan anda. Bicaralah dengan jelas. Jangan seperti bergumam. Bicaralah dengan suara yang tidak monoton. Libatkan emosi dalam suara anda. Gunakan jeda. Penyampaian dengan perlahan ditambah dengan jeda akan membuat lawan bicara anda lebih perhatian dalam mendengarkan dan suasana pun menjadi lebih rileks. Gunakan bahasa tubuh yang baik.

5. Menginterupsi
Apakah yang anda rasakan jika pembicaraan anda dipotong oleh lawan bicara anda? … Ya, lawan bicara anda pun akan merasakan hal yang sama jika anda memotong pembicaraannya. Biarkan lawan bicara anda menghabiskan terlebih dahulu apa yang ingin disampaikan. Itu adalah salah satu bentuk penghargaan anda pada lawan bicara anda. Carilah keseimbangan antara mendengarkan dan berbicara.

6. Keinginan “Selalu Benar”
Orang tidak akan terkesan kepada anda jika anda selalu ingin merasa benar dalam setiap pembicaraan. Seringkali pembicaraan bukan betul-betul sebuah diskusi. Kadang-kadang kita ingin menjaga mood tetap baik dengan berbicara dengan seseorang. Sebagai contoh : salah satu teman anda ingin bercerita kepada anda mengenai serunya pengalaman berarung jeram sampai-sampai perahu karetnya terbalik. Namun anda malah berbicara bagaimana berarung jeram yang baik. Saya yakin mood teman anda akan langsung berubah. Duduklah santai, berbicara dan tidak berdebat.

7. Berbicara Tentang Hal-Hal Aneh atau Negatif
Pernahkan anda berkenalan dengan seseorang dan setelah itu ia berbicara tentang hal-hal aneh atau negatif, seperti kesehatannya yang memburuk, cerita pembunuhan, atasannya yang menyebalkan, atau menggunakan bahasa aneh yang hanya ia dan temannya yang mengetahui artinya. Saya rasa tidak ada manfaatnya berbicara hal-hal aneh atau negatif seperti itu. Orang-orang akan senang berbicara kepada anda jika anda selalu memberikan energi positif dalam setiap kata-kata yang anda keluarkan.

8. Membosankan
Jangan bercerita panjang-panjang tentang mobil anda yang baru saja anda beli atau rumah anda yang baru saja selesai dibangun. Rata-rata orang tidak terlalu tertarik dengan cerita semacam itu, yang terlalu mengekspose kemampuan diri. Carilah topik yang mengarah pada hal-hal yang bergairah atau hal-hal yang lucu misalkan. Bisa juga anda menceritakan tentang pengalaman anda berakhir pekan di puncak kemarin atau rencana anda pada liburan Lebaran mendatang. Intinya adalah sesuatu yang positif. Bukan juga mengeluh tentang atasan atau pekerjaan anda.
Dale Carnegie pernah berkata: ”Dalam 2 bulan anda akan mempunyai lebih banyak teman dengan cara antusias terhadap cerita-cerita mereka dibandingkan 2 tahun anda mencari teman dengan cara berusaha memancing mereka tertarik pada cerita-cerita anda.” 
Cobalah memberi peran lebih dalam berbicara untuk lawan bicara anda. Kelak anda akan membangun sebuah hubungan yang berkualitas.
Mungkin anda sudah sering mendengar istilah “mengapa Tuhan menciptakan 2 telinga dan 1 mulut? … agar kita lebih banyak mendengarkan dibanding berbicara."
9. Tidak Merespon Dengan Baik
Jika seseorang bercerita tentang pengalamannya, jangan sekedar mengangguk atau menjawab dengan kalimat singkat. Terbukalah dan katakan apa yang anda pikirkan. Ekspresikan perasaan anda. Sebagai penutup, anda tidak harus memperbaiki ke-9 langkah diatas secara sekaligus. Pilihlah kira-kira 3 hal terpenting yang menurut anda perlu diperbaiki dan selama 3-4 minggu anda berusaha melakukan hal tersebut secara terus menerus sampai akhirnya menjadi suatu kebiasaan.


Mudah-mudahan tips ini bermanfaat bagi anda sehingga kelak anda dapat menjadi teman bicara yang baik bagi teman-teman atau pasangan anda.

Sumber

Saturday, December 3, 2011

Abstraknya Pikiranku

Menulis rasanya capek hari ini. Berat untuk kembali kemasa lalu, dimana aku dapat mendengar keceriaan hatiku. Hanya kemarin yang dapat mengerti imajinasiku hari ini. Beruntunglah masa kecilku dengan keluargaku yang penuh cinta kasih padaku. Surga untuk masa mudaku, disaat beban ditinju rata bersama dalam hangatnya kesetia-kawanan sahabat yang kini sibuk mencari uang. Masaku sekarang kunjung muram, hanya Beliau Yang Berkekuatan Tanpa Batas yang dapat menjemputku kedepan pintu gerbang kemerdekaan seperti layaknya undang-undang dasar 1945. Dua diantara lima, satu begitu dekat namun membawaku dalam kemandirian dan mengajarkanku hidup penuh derita dimana kita harus berdiri sendiri membebaskan diri dari dukkha dan yang lain terlihat begitu ramah, baik, dikenal dekat oleh saudara kandungku dan membuat pengikutnya berserah diri dan pasrah kepadanya agar mencapai kebahagiaan dengan kehidupan penuh keajaiban. Tidak ada komentar pada hal itu. Aku teguh, bersyukur itu hal yang sulit memang. Mengapa mereka seperti itu? Begitulah adanya hidup, seperti bidak catur yang memakan dan dimakan sesuai permintaan dari pemainnya, dan tak akan pernah seorang bidak catur dapat berkuasa, bebas, dan mampu mengatur hidupnya. Kecil kalian diajarkan untuk pintar, begitu bangganya orang tua saat kau berprestasi, kenyataan berbicara "Hey, Inilah hidup! idealisme minor" Hadapi dengan topengmu, ajaklah kambing hitammu, tusuk!, demi sesuatu hal tidak penting mengesampingkan tujuan, dan klise belaka. Inilah milikku, berjudi layaknya kasino, abu-abu layaknya tempat sampah toilet kantorku. Bagaimana denganmu? maka terjawablah "tidak semua pertanyaan dalam hidup, dapat dijawab oleh internet, hanya Beliau yang dapat menjawabnya. Yang kumengerti, kulakukan yang terbaik dalam hidupku, boomerang balasan untukku. Cepat seperti SSC Ultimate Aero 3, cerdik seperti Frank Abagnale Jr., mahal seperti ide-ide brilian, karena "jangan tiru sikap yang buruk, turuti sifat baiknya, maka kau akan sukses" sepatah nasehat. Pernahkah waktu berhenti? Haha, pernah jawabku. Seru, semua suara kedap didengar, pujian dan kritik terasa damai karena sikap sporadis dalam ingatan, akar dari kebencian sebab tertipu ketelitian. Suasana non-kondusif memojokanku. bau racun senjata dari Natalee sudah tidak tercium, rogue itu kesepian, terperangkap oleh kerja tak seimbang dan nasib notebook yang ter-disarm, terdengar jerit hasrat Killing-Spree, Adrenaline Rush dan Sinister Strike yang menjadi pro dan kontra Azeroth. Kurindu wangi kemenangan, saat jejakku ditancapkan dipuncak Agung, Rinjani dan Mahameru tentunya. Ingin kesenangan rock and roll, akan kujawab "yuk, yuk dan yuk!". Tampaknya berbeda sekarang. Nikmatilah hidup, karena kalian lebih beruntung dariku.

Wednesday, September 1, 2010

Gratitude Rock

Sebagai manusia, sudah semestinya kita bersyukur kepada Sang Pencipta, bersyukur atas semua hal yang kita miliki. Terkadang kita lupa akan hal tersebut dan terkadang kita melupakan Sang Pencipta.

Saya menemukan sebuah batu dilemari perkakas, saya melihatnya dan ingat bahwa batu itu saya ambil dari jalanan dan itu hanya batu biasa seperti batu yang lainnya.
Saya hanya duduk sambil memegangi batu ini, dan saya berkata: "setiap saya menyentuh batu ini, saya akan memikirkan suatu hal yang saya syukuri".
Dan setiap harinya, saat saya sedang duduk didepan notebook saya, saya melihat batu tersebut, kemudian saya menggenggamnya dan saya mensyukuri semua hal yang saya miliki.

Lee Brower, seorang guru yang menjadi inspirasi saya dalam hal ini, mempunyai pengalaman berbeda dengan batu ini, Ia mengalami pengalaman yang menakjubkan. Temannya dari Afrika Selatan melihat batu ini terjatuh dari sakunya. "Apakah itu?" tanya temannya, dan Lee pun menjelaskan pada temannya, sehingga mereka mulai menyebut batu ini "Gratitude Rock" (Batu Penghargaan).
Dua minggu kemudian, Lee mendapatkan email dari temannya di Afrika Selatan tersebut, temannya berkata "anak laki laki saya sedang menderita penyakit langka yang mematikan, sejenis penyakit hati/hepatitis". Temannya menyatakan "bisa tolong kirimkan saya tiga Batu penghargaan?", karena Lee mengambil batu itu dari pinggir jalan, jadi Lee menjawabnya "tentu". Lee pergi ke tepi sungai, mencari dan memilih batu yang bagus dan yakin bahwa batu itu spesial lalu Ia mengirimkan batu itu ke temannya.
Empat atau Lima bulan berikutnya, Lee menerima email dari temannya, temannya bilang "anak laki-laki saya semakin sehat, sekarang dia baik-baik saja dan kamu perlu tahu suatu hal, kami telah menjual lebih dari ribuan batu seharga 10 dollar sebiji-nya sebagai Batu Penghargaan, dan kami mengumpulkan semua dana ini untuk amal, Terima kasih" dan ini diceritakan dalam film The Secret.

Jadi, sangat penting untuk selalu dalam sikap selalu bersyukur.

Sunday, August 15, 2010

Hari Mengungkap Status Sedunia

Apakah benar Hari itu ada? apakah benar hari itu diperingati pada tanggal 14 Agustus pada setiap tahunnya? Dan kagetkah anda jika mendapatkan pesan seperti ini:
"HARI MENGUNGKAP STATUS SEDUNIA" kamu ingin aku jadi apa?
  1. Teman
  2. Sahabat
  3. Teman tapi mesra
  4. Saudara
  5. Pacar
  6. Selingkuhan
  7. Musuh
  8. Adik tersayang
  9. Kakak tersayang
  10. Pasangan hidup
jawab dengan jujur. . !!!
Ini pertanyaan yang sangat sulit dijawab bukan? tapi ada orang yang menganggap pertanyaan itu mudah untuk dijawab. ya, memang relatif dan bergantung kepada siapa orang yang menanyakan pertanyaan itu. So, Bagaimana menurut Anda tentang hal ini?

Wednesday, June 9, 2010

Kamar Mandi "ala" Causarina

Rajin Pangkal Pandai, Hemat Pangkal Kaya, Bersih Pangkal Sehat, akan tetapi tidak semua itu benar. Salah satu contohnya adalah anak-anak Causarina yang kotor dimana mereka jarang sekali membersihkan kamar mandi kosan tercinta mereka dan anehnya lagi mereka sehat dan tidak pernah sakit. Maka Bersih Pangkal Sehat itu belum tentu!

Menurut wikipedia, Kamar mandi adalah suatu ruangan di mana seseorang dapat mandi untuk membersihkan tubuhnya. Kadang-kadang kamar mandi juga dilengkapi dengan wastafel (tempat cuci tangan) dan juga kakus. Kata yang dicetak tebal itu disinyalir merupakan kata-kata yang kurang tepat untuk anak-anak Causarina. Karena seharusnya mereka membersihkan Kamar Mandi mereka dahulu sebelum membersihkan tubuhnya.

Apa yang harus mereka lakukan?? Petama-tama seharusnya mereka membersihkan bak mandi mereka secara rutin dan berkala.

Kakus tempat duduk paling menyenangkan untuk merenung pun harus dibersihkan bagian untuk kakinya, karena jika tidak dapat menyebabkan kutu air dan mata ikan lho itu!

Disamping itu kita harus membersihkan dinding kamar mandi juga, karena kotoran akan menumpuk disana jika tidak dibersihkan!

jangan lupa membersihkan gayungnya juga, karena gayung adalah alat untuk mengambil air, kalo gayung kotor, air akan kotor juga!

Buang juga sampah-sampah yang ada ditempat sampah, jgn sampai kepenuhan karena akan menimbulkan bau tak sedap.

Demikian yang seharusnya dilakukan. Semoga dengan adanya ini dapat merubah kebiasaan Causarina yang sehat itu.

Sunday, September 27, 2009

We never change, do we?

Orang-orang kadang menganggap dirinya atau orang lain berubah seiring dengan berjalannya waktu. tapi pada dasarnya, manusia tidak berubah.

mari sedikit berfikir, apa benar kita tidak pernah berubah??. sebenernya manusia punya sifat alami bawaan dari orang tua, sifat faktor didikan orang tua, faktor lingkungan, faktor umur, faktor kelamin, faktor kebiasaan dan masih banyak faktor lain. Memang jika diliat kasab mata kita memang berubah, tapi kalo dipikir-pikir sifat dasar kita tidak akan pernah berubah.

Sifat dasar disini maksudnya sifat yang kita miliki dari kecil ato kebiasaan kebiasaan yang sudah mendarah daging pada jiwa kita. Contohnya:
  • Seorang anak yang lahir dikehidupan keluarga dengan segala apa yang dia inginkan akan dipenuhi kemungkinan akan menjadi orang yang keras kepala nantinya karena dia kecewa dengan apa yang terjadi di dunia sebenarnya, dunia yang tidak dapat seperti apa yang dia mau. dan sifat itu tidak akan berubah
  • seorang yang tumbuh dikehidupan yang keras dengan komunikasi dengan nada dan suara yang tinggi akan selalu bersuara tinggi dan keras saat berbicara dengan orang lain, dan itupun tidak akan pernah berubah
Tetapi kebanyakan dari itu, sifat buruk kita yang tidak akan bisa berubah. Karena secara alami sifat buruk lebih mudah dipelajari daripada sifat yang baik. dan jumlahnya pun lebih banyak.

Percaya ga percaya? itu memang terjadi. Karena memang sulit mengubah kebiasaan kita.
Solusinya adalah catat, niatkan, dan lakukan. Jangan tunggu sampai tua, karena saat tua semakin sulit untuk kita mengubah sifat kita.

Tetapi pasti ada kemungkinan untuk kita benar-benar berubah, yatu saat titik yang memang benar-benar ekstrim terjadi. Seperti misalnya orang yang sangat kaya sekali menjadi orang yang sangat miskin sekali, atau misalnya wanita metropolitan yang kehilangan keperawanannya tanpa dia inginkan [kecuali dia inginkan]. Jangan salah juga, ada contoh titik ekstrim yang mengubah baik menjadi bmungkin juruk seperti sombong akibat kaya mendadak atau sejenisnya.
Blogged with the Flock Browser
Website counter [Close]