Tuesday, August 31, 2010

Microsoft Office 2010 RTM with Activator

Mau download dan pakai Microsoft Office 2010 yang full edition yang isinya antara lain Word 2010, Excel® 2010, PowerPoint® 2010, Outlook® 2010, OneNote® 2010, Publisher 2010, Access® 2010, InfoPath® 2010, Office Communicator 2007 R2, SharePoint Workspace 2010, Visio® 2010, Office Web Apps, Office Mobile?
Gampang, caranya cuma ikuti langkah-langkah dibawah ini.

Eh.. sebentar.. sebelumnya, buat yang tidak tahu arti RTM, mari kita bahas terlebih dahulu
Nah ini adalah skema pen-rilis-an software-software microsoft, dan RTM itu adalah versi rilis kedua terakhir yang sudah dapat dipakai untuk sehari-hari dan mantap.

(For Download, you must wait and click "Skip Ads")
Okay tidak pakai lama lagi, langkah-langkahnya:
  1. Pastikan komputer anda sanggup diinstall Microsoft Office 2010 dengan mencheck link ini, dan jika system requirement-nya disanggupi maka bisa lanjut, jika tidak bisa beli komputer yang sanggup ditoko terdekat
  2. Download Office 2010 disini (Download untuk OS32bit atau Download untuk OS64bit) {password: www.remo-xp.com}
  3. Install Office 2010 kamu dengan menggunakan key "6QFDX-PYH2G-PPYFD-C7RJM-BBKQ8" atau "BDD3G-XM7FB-BD2HM-YK63V-VQFDK"
  4. Setelah selesai menginstall lalu Downloadlah Office 2010 Activator ini
  5. Disable Antivirus kamu saat Cracking agar proses tidak terganggu (hanya sebentar, software ini dijamin aman, memang ada antivirus yang mendeteksi activator ini sebagai virus, akan tetapi dijamin tidak ada efek samping setelah penggunaan)
  6. Buka Retail2VL.bat (klik kanan lalu pilih "Run as Administrator")
  7. Tunggu hingga proses porting selesai dan office akan menjadi VL Edition agar kita dapat meng-Crack Microsoft Office tersebut
  8. Untuk pengguna Windows Vista (32/64Bit) dan windows 7 (32/64Bit) kamu harus mematikan fungsi "User Account" agar activator dapat berjalan dengan baik (caranya: masuk Control Panel, buka User Account, klik Turn User Account Control on or off lalu hilangkan checklist pada use UAC to help protect your computer kemudian OK dan Restart Now)
  9. Buka OPP14_Activator.exe (klik kanan lalu pilih "Run as Administrator" dan untuk pengguna windows xp sp3(32/64Bit) hilangkan tanda checklist pada tulisan Protect my computer and data) dan tunggu prossesnya
  10. Buka salah satu program contoh : Microsoft Office Word, lalu klik file lalu pilih help. PRODUCT ACTIVATED!
  11. Jika masih belum teraktivasi, kamu bisa buka mini-KMS_Activator dan mencobanya
  12. Aktifkan kembali Antivirus dan User Account Control kamu (sama seperti mematikannya, kamu hanya tinggal menchecklist use UAC to help protect your computer pada Control Panel/User Account dan Activator dapat di-delete jika terdeteksi sebagai virus)
  13. Tidak perlu melakukan aktivasi online karena cukup gunakan activator ini
  14. Pakailah secara bijaksana
  15. 100% Worked & Tested
Klik disini untuk melihat Situs Resmi Microsoft Office 2010
Thx to Remo, Boljug & MiloMen

Monday, August 23, 2010

ASUS Campus Elite Organization

ASUS CEO atau Campus Elite Organization merupakan wadah yang menyediakan jalur pemantapan karir di dunia industri Teknologi Informasi melalui berbagai macam proses, kegiatan, dan training bagi mahasiswa. Mahasiswa dari berbagai jurusan dan fakultas dapat berpartisipasi menjadi bagian dari program ini. Program ini menyediakan platform bagi mereka untuk belajar seiring dengan pembelajarannya tentang trend market yang sedang berkembang dan mengenal budaya kerja dalam lingkungan perusahaan.

Tujuan CEO Program :
  • Menjalin hubungan yang baik antara ASUS dengan institusi pendidikan
  • Mengembangkan potensi dan kualitas manajemen dalam diri mahasiswa.
  • Menyediakan pengalaman bekerja bagi anggota CEO.
  • Meningkatkan kemampuan organisasi anggota CEO.
  • Membantu mahasiswa anggota CEO untuk menemukan bakat dan minat serta talenta mereka.
  • Mengajak mahasiswa untuk dapat belajar dan mengikuti perkembangan teknologi informasi yang terbaru.
  • Memberikan kesempatan untuk meniti karir di perusahaan ASUS, terutama bagi anggota CEO yang berkinerja baik melalui penilaian performa.

Berbagai kegiatan yang dapat dilakukan oleh anggota CEO Program :
  • Recommendation Rate at dealers shop, melakukan survei pasar di berbagai pusat bisnis IT. Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa dapat belajar bagaimana menganalisa pasar.
  • Competitor Analysis, melakukan analisa SWOT maupun 4P produk pesaing.
  • Shop Merchandising, menerapkan sistem P-D-C-A (Plan Do Check Act) untuk meningkatkan exposure rate di pertokoan (push marketing).
  • Market Survey on Brand Image with End-user, melakukan survei dan analisa trend dan brand image terhadap end user.
  • ASUS Website & Graphic, mengembangkan website dan melakukan design sesuai dengan corporate identity perusahaan.
  • Translator, merupakan sebuah job yang melatih anggota CEO dalam berbahasa inggris.
  • Event Management, sebagai salah satu tim untuk menangani berbagai acara baik berskala kecil seperti seminar, workshop, launching, gathering maupun skala besar seperti pameran dan roadshow.
  • Sales promotor, memanfaatkan pengetahuan produk yang telah dimiliki dan mengasah kemampuan berbicara sebagai sales promotor di pameran.
  • Monthly Meeting, yaitu meeting yang diadakan setiap bulannya untuk mengetahui info terupdate dari ASUS, review job, pembagian fee (gaji), dan membicarakan hal-hal yang ada dibulan itu.
  • Summer Camp, yaitu acara berkumpulnya seluruh anggota ASUS CEO dari seluruh Indonesia, merupakan acara upgrading besar-besaran yang sangat menyenangkan.

Keuntungan yang didapatkan dengan menjadi anggota CEO Program:
  • Bonus berdasarkan hasil penilaian kinerja.
  • Pengumpulan poin berdasarkan kinerja untuk mendapatkan benefit dari ASUS.
  • Kesempatan untuk mendapatkan pelatihan mengenai berbagai macam produk ASUS dan keahlian managerial maupun marketing.
  • Kesempatan untuk ikut-serta dalam acara Summer camp.
  • Sertifikat dari ASUS.
  • Kesempatan untuk bergabung sebagai karyawan ASUS.

Pelatihan yang diberikan berupa:

  • Profil perusahaan ASUS, berupa budaya kerja, filosofi manajemen dan brand image.
  • Kode Ethic perusahaan dan bisnis.
  • Informasi mengenai perkembangan teknologi dan produk-produk ASUS.
  • Keahlian berbicara, presentasi, negosiasi, dan juga kemampuan dalam mengorganisasi kegiatan, melakukan analisa dan menerapkan strategi kegiatan.

Untuk Menjadi Anggota ASUS CEO, kalian dapat mengikuti acara Campus Speech dan mengikuti test yang ada pada Campus Speech tersebut. Test untuk menjadi anggota ASUS CEO ada 3 yaitu IT Test, IQ Test & Psychotest. Lalu yang lulus test akan diwawancara dan kemudian menjalani field test dengan menjalani salah satu job bulanan ASUS CEO.

Tunggu kehadiran Campus Speech di Kampus Anda, ikuti dan jadilah anggota ASUS CEO Indonesia!


"ASUS No. 1 Motherboard Maker
ASUS Won 3268 Awards in 2009"

Sunday, August 15, 2010

Hari Mengungkap Status Sedunia

Apakah benar Hari itu ada? apakah benar hari itu diperingati pada tanggal 14 Agustus pada setiap tahunnya? Dan kagetkah anda jika mendapatkan pesan seperti ini:
"HARI MENGUNGKAP STATUS SEDUNIA" kamu ingin aku jadi apa?
  1. Teman
  2. Sahabat
  3. Teman tapi mesra
  4. Saudara
  5. Pacar
  6. Selingkuhan
  7. Musuh
  8. Adik tersayang
  9. Kakak tersayang
  10. Pasangan hidup
jawab dengan jujur. . !!!
Ini pertanyaan yang sangat sulit dijawab bukan? tapi ada orang yang menganggap pertanyaan itu mudah untuk dijawab. ya, memang relatif dan bergantung kepada siapa orang yang menanyakan pertanyaan itu. So, Bagaimana menurut Anda tentang hal ini?

Tuesday, August 10, 2010

Rencanakan IPK Anda

Orang Bijak Berkata "Gagal dalam Perencanaan sama saja dengan Merencanakan Kegagalan". Seorang Mahasiswa pernah berkata kepada saya "IPK itu ga penting!, yang penting softskill!" (padahal softskillnya pun ecek-ecek?!?!?!, yang ada cuma tanda tanya besar, segumpal ketidaktahuan dan seonggok badan yang kurang sehat didalam dirinya).

Sebenarnya itu kurang tepat, karena IPK adalah tiket untuk lolos dari filter-filter yang ketat dalam mencari kerja nantinya. Saat nanti mencari kerja kita dihadapkan dengan kata-kata "Minimal IPK ...., Bla... Bla... Bla...".

Untuk itu dalam dunia perkuliahan, dibutuhkan rencana yang mantab untuk membangun Indeks Prestasi Komulatif (IPK) yang BAIK. Kalo kata orang mah... "Minimal IPK 3-laaah....!" Karena biasanya perusahaan-perusahaan ternama memberikan batas bawah IPK 3 saat mereka mencari karyawan untuk perusahaannya tersebut.

Aku telah berhasil dalam merencanakan IPK saya dalam perkuliahan saya di IT Telkom, banyak sahabatku yang mengikuti caraku dalam merencanakan IPK-nya dan berhasil. Kuncinya adalah sebuah data Excel yang kubuat untuk membantuku dalam perencanaan IPK. Dalam kesempatan kali ini (kek MLM aje.. pake kesempatan kesempatan segala) aku akan menshare data excel itu. Ingat kata Uncle Ben "Remember, with Great Power; comes Great Responsibility", jadi gunakan dengan sebaik-baiknya ya kawand!

(For Download, you must wait and click "Skip Ads")
Download disini nih kalo tertarik!

Tokyo Tower Drama

Title: 東京タワー (Tokyo Tower)
Tagline
: オカンとボクと、時々、オトン (Okan to Boku to, tokidoki, Oton) / (Mom and Me, and Sometimes Dad)
Genre
: Family, drama
Broadcast
network: Fuji TV

Cast
:
Hayami Mokomichi as Nakagawa Masaya / Boku
Hirota Ryohei as young Nakagawa Masaya
Baisho Mitsuko as Nakagawa Eiko/Okan
Izumiya Shigeru as Nakagawa Choji/Oton
Kashii Yu as Sasaki Manami (Boku's girlfriend)

(For Download, you must wait and click "Skip Ads")
Download this Drama:
Episode 01
Episode 02
Episode 03
Episode 04
Episode 05
Episode 06
Episode 07
Episode 08
Episode 09
Episode 10
Episode 11 finale

Original Soundtrack / Theme Song
Tsubomi by Kobukuro

GLOA with New Style

GLOA (Greatest Life of All) Blog now come up with new, more beautiful style and captivating. if you are looking for software, music, video or data to be downloaded. try to check GLOA Blog & you can request if you must!. keep visit GLOA Blog, friends! :D

Monday, August 9, 2010

Jebakan BURUNG Buatan ESIA

Saya menerima panggilan dari nomor 0141 ke nomor Esia saya. Telepon segera saya tutup karena panggilan itu ternyata berisi iklan dari operator. Tak berapa lama kemudian, saya menerima SMS dari nomor 141 yang berbunyi demikian: ”Terima kasih telah berlangganan Esia TTM. Kamu telah dikenakan biaya Rp 1.000/7 hari + PPN”. Pesan lanjutan dari nomor yang sama memberi tahu bahwa saya sudah memiliki nomor ID untuk chat melalui Esia TTM. Karena merasa tidak pernah mendaftar dan tidak membutuhkan layanan tersebut, saya segera menghubungi layanan pelanggan Esia berniat untuk membatalkan layanan itu (*999), akan tetapi Representativenya sedang melayani yang lain terus. Hal ini saya lakukan karena tak ada pesan yang menginformasikan cara pembatalan layanan tersebut.

Solusi Terbaik jika kalian mengalami hal yang sama adalah hubungi Layanan pelanggan Esia dan bicara dengan Representativenya. Caranya, Call *999 lalu cari menu untuk berbicara dengan Representative mereka (biasanya disuruh untuk tekan "0")

Keterlaluan, Hanya dengan kita menerima telepon dari pihak ESIA, mereka secara sepihak mengaktivasi layanan yang mereka ajukan kepada kita dan pulsa kita "dicuri". Ini adalah suatu
ketidaknyamanan yang diberikan oleh pihak operator. yang lebih disayangkan adalah operator sebesar Esia masih melakukan kecurangan dan membuat "jebakan BURUNG" seperti itu.

Info dari situs "Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia", Layanan NADA Sambung ESIA pun dipermainkan, dipaksa dan diaktifkan secara sepihak oleh pihak ESIA. (baca disini)

"Mau UNTUNG, tapi ga GITU caranya COY!"

Sunday, August 8, 2010

Status Facebook Teguh yang Cukup Mengesankan

Cukup mengesankan, dari status Facebook Teguh Pasekan Putra saya sepakat dengan hal ini.

When you have a big problem don't say "God i've a big problem",but say "Hey problem,i've a big GOD"

Saturday, August 7, 2010

Why Men Watch Porn?

THIS IS NOT PORN

Why do men have a passion for pornography? Through tests, frank confessions and a national survey, the show takes a bold and revealing peek at one of the ultimate sexual taboos.

(For Download, you must wait and click "Skip Ads")
Download (Part 1|Part 2|Part 3|Part 4|Part 5)

Friday, August 6, 2010

Sutra Ksitigarbha Bodhisattva Purva Pranidhana (Part III)

Pada bagian ketiga ini masih dalam khotbah Sang Buddha di Istana Trayatrimsa Varga Rddhidhi Jnanam. Pada begian ketiga ini dijelaskan mengenai Perbandingan Jasa-jasa Berdana, Dewa Bumi Sang Prthivi Pelindung Dharma, Manfaat dari Melihat dan Mendengar, Amanat Sang Buddha Kepada Dewa dan Manusia. Berikut penjelasannya:

Didunia Jambudvipa terdapat banyak raja, menteri, pegawai negeri, Maha Grhapati, Maha Ksatria, Maha Brahmana, dan sebagainya. Seandainya mereka bertemu dengan umat yang miskin merana, bahkan bertubuh cacat, bisu, tuli, buta, dan sebagainya, bila ketika hendak berdana mereka bersikap ramah disertai senyuman atau menyuruh orang melakukannya dengan lemah lembut, maka pahala yang diperoleh akan sama dengan berdana kepada Buddha yang banyaknya bagaikan butiran pasir sungai Gangga; seandainya bertemu dengan Vihara, Stupa, atau Buddharupang, Bodhisattvarupang Sravakarupang, Pratyekkabuddharupang, lalu mereka merawatnya sehingga orang dapat melakukan puja bhakti, pemujaan semacam ini adalah berdana maha besar. Maka akan dilahirkan di Surga Trayatrimsa menjadi Raja Sakra dan menikmati kebahagian Surga hingga 3 kalpa, jika menyalurkan karma tersebut kepada para mahluk yang berada di seluruh Dharmadhatu, maka akan menjadi Maha Brahma Raja selama 10 kalpa. Seandainya bertemu Stupa, Vihara atau Buddharupang, serta Sutra-sutra peninggalan zaman dahulu, lalu memperbaiki, memelihara sendiri atau bersama-sama akan mendapat rakhmat Buddha, maka dalam ratusan ribu kelahiran akan menjadi Raja Cakravartin dan yang membantu akan menjadi raja kecil, dan jika disalurkan kepada semua mahluk hidup maka akan memperoleh pahala menjadi seorang Buddha; jika ada yang bertemu orang tua, yang sakit dan yang melahirkan, sesaat merasa iba dan memberi obat, makanan, minuman, tempat tidur, sehingga mereka merasa selamat sentosa, jasa seperti ini maka dalam masa 100 kalpa akan menjadi penguasa Surga Suddhavasa kemudian dalam masa 200 kalpa akan menjadi penguasa Sad Karmadhatu dan akhirnya menjadi Buddha, takkan terjerumus kea lam kesengsaraan untuk selama-lamanya, bahkan dalam ratusan ribu kelahiran mereka takkan mendengar suara kesedihan. Hukum berdana itu sangatlah menakjubkan, demikianlah sabda Sang Buddha mengenai jasa-jasa berdana
Menurut pendapat Dewa Bumi Sang Prthivi Pelindung Dharma jika menyediakan satu tempat yang bersih di sebelah selatan dalam rumahnya, kemudian membuat ruang dari tanah, batu bamboo, atau kayu, dan meletakkan rupang Ksitigarbha Bodhisattva yang terbuat dari emas atau peras atau tembaga atau besi dan tiap hari dihormati dan dipuja dengan dupa, sambila memuliakan nama-Nya dan jasa-jasa-Nya. Tempat pemukiman pemuja itu akan menjadi selamat sentosa dan mendapat 10 keuntungan, yaitu:
  1. tanah atau kebunnya menjadi subur, akan menghasilkan panen yang melimpah
  2. sekeluarga akan sehat selalu, rumahnya aman tentram
  3. leluhurnya, orang tua dan keluarganya yang almarhum akan dilahirkan di Surga
  4. keluarga yang masih ada akan mendapatkan keberuntungan dan panjang usia
  5. segala permohonan akan terpenuhi
  6. terhindar dari musibah banjir dan kebakaran
  7. terhindar dari kerugian dan pemborosan, selalu tercukupi
  8. tiada mimpi buruk yang mengganggu
  9. selalu dilindungi para dewa Bumi dan dewa Surga
  10. selalu bertemu dan dibantu para suciwan yang bijak hingga si pemuja mudah mencapai kebodhian
Ksitigarbha Bodhisattva mempunyai hubungan batin yang erat dengan umat Jambudvipa. Ketika khotbah selesai, Sang Buddha mengucapkan sebuah gatha, demikianlah gathanya:
Kekuatan Ksitigarbha Bodhisattva sungguh luar biasa
Mengisahkannya jutaam kalpa pun tak kunjung habis!
Mendengar, melihat, dan menghormat-Nya sesaat saja,
Manfaatnya bagi dewa dan manusia tak terbatas!

Baik pria, wanita, maupun dewa, naga,
Yang akan terjerumus ke alam sengsara karena saatnay tiba,
Berkat berlindung kepada Ksatria Sejati setulus hati,
Usia bertambah, karma berat pun lenyap musnah!

Semasa kecil kehilangan cinta kasih ayah bunda,
Entah mereka berada di alam mana,
Kakak adik serta sanak keluarga.
Sejak lahir tak mengenal satu sama lain.
Dengan melukis gambar Ksatria Sejati,
Menghormat, memuja setulus hati,
Tida atau tujuh hari memuliakan nama-Nya,
Beliau menampakkan tubuh Anantayakaya!
Menunjukkan tempat sanak keluarganya berada.
Sekalipun telah terjerumus kea lam sengsara,
Dapat ditolong-Nya terbebas dari derita!
Jika saja setia percaya teguh tak tergoyahkan,
Kelak pasti akan tercatat sebagai calon Buddha!

Jika ingin mencapai Anuttara Samyaksambodhi,
Hingga terbebaskan dari penderitaan Triloka,
Setelah tumbuh Boddhicittanya
Hormat dan pujalah dulu Ksatria Sejati ini,
Segala cita-cita segera akan terkabul,
Tiada lagi karma penghalang
Menuju kesadaran Agung!

Ada orang berhasrat mengkaji Sutra Mahayana,
Ingin menyebrangkan umat ke Pantai Bahagia,
Meskipun tekad ini besar tidak terperikan,
Tiap menghapal terlupakan, waktu terbuang percuma,
Karena karma buruk terdahulu belum terhapuskan,
Tak teringat sebait Gatha sekata Sutra.
Puja bhakti kepada Ksitigarbha Bodhisattva,
Dengan dupa, bunga, busana, makanan, minuman, serta barang berharga.
Letakkan secawan air bersih di altar Ksatria Sejati,
Satu hari satu malam kemudian minumlah dengan khidmatnya,
Setelah itu pantang daging, alkohol, dusta, dan wanita.
Dua puluh satu hari jangan membunuh sesame mahluk,
Sepenuh hatikenang Ksatria Sejati.
Dalam mimpi akan berjumpa Ksitigarbha Bodhisattva Anantayakaya,
Bangun dari mimpi keenam indera jernih bersih,
Sutra, Buddha Dharma tertanam dalam sanubari abadi,
Daya Prabhava Ksitigarbha tidak terlukiskan,
Membuat orang demikian bijak dan bestari.

Umat yang menderita miskin papa lagi berpenyakit,
Kediamannya buruk sekali, keluarganya meninggalkan pergi,
Atau selalu ketakutan di dalam mimpi,
Begitu pula mengalami kegagalan ekonomi,
Pujalah Sang Ksitigarbha sepenuh hati,
Berangsur penderitaan akan lenyap sama sekali,
Mimpi yang buruk takkan mengganggu lagi,
Sandang pangan cukup selalu dilindungi Mahluk Suci yang berbudi!
Jika harus mendaki gunung menuruni lembah, masuk hutan rimba, mengarungi lautan lepas,
Bertemu satwa buas lagi dihadang orang jahat,
Atau datang lagi Setan, Iblis serta Badai ganas,
Segala rintangan dan berbagai penderitaan,
Ingatlah Ksitigarbha Bodhisattva sebelum berangkat,
Pujalah Neliau dengan tulus ikhlas penuh khidmat,
Meskipun berada dalam kesulitan maha luar-biasa,
Sekejap sirna lenyap semua berkat Buddha Dharma.
...
Amanat Sang Buddha dalam pertemuan agung antara ratusan ribu koti Buddha, Bodhisattva Mahasattva, dewa, naga, kedelapan kelompok mahluk, para manusia yang belum terbebas dari Triloka adalah agar mereka tidak terjerumus ke dalam alam kesengsaraan barang satu hari satu malam juga.
Umat jambudvipa memiliki sifat tabiatnya dan kemauannya tidak menentu, wataknya mudah mengarah kepada keburukan-keburukan. Sekalipun mereka menyatakan keinginan baiknya, tak lamnya kemudian mereka berubah. Jika mereka bertemu dengan keburukan-keburukan, hal itu akan cepat berkembang subur.
Ketika itu Sang Buddha mengucapkan Gatha:
“Dewa manusia di masa yang akan datang,
Kuserahkan kepada engkau dengan penuh keyakinan,
Selamatkan mereka denagn daya Maha Prabhava, Sekali-kali jangan ada yang terjerumus ke salah satu alam kesengsaraan.
Pada masa yang akan datang, jika terdapat seorang pria atau wanita yang berbudi, melihat gambar Ksitigarbha Bodhisattva dan mendengar Sutra ini lalu memuja Beliau dengan dupa, dan memuliakan nama-Nya, maka putra-putri yang berbudi tersebut akan memperoleh 28 macam manfaat seperti berikut:
  1. Selalu dilindungi Dewa, Naga, Asta Gatya, selamat sentosa.
  2. Jasa-jasa dan kebajikan makin bertambah.
  3. Terkumpul benih kebaikan dari Buddha Dharma.
  4. Tidak mundur dari jalan Anuttara Samyaksambodhi.
  5. Cukup sandang pangan.
  6. Terhindar dari segala musibah dan wabah penyakit.
  7. Terhindar dari banjir dan kebakaran.
  8. Terbebas dari pencurian dan perampokan.
  9. Selalu disegani orang.
  10. Selalu mendapat dukungan dan bantuan dari para Mahluk Suci.
  11. Yang wanita akan dapat menjadi pria pada kehidupan yang akan datang.
  12. Dapat dilahirkan sebagai putrid raja atau bangsawan.
  13. Mendapatkan paras muka yang cantik elok, dimana-mana sidukai orang.
  14. Selalu mendapat kesempatan untuk dilahirkan di alam Surga.
  15. Akan lahir sebagai raja atau kepala Negara.
  16. Dapat mengetahui kehidupan di masa yang silam.
  17. Cita-citanya selalu terkabul.
  18. Keluarganya selalu tentram dan bahagia.
  19. Semua malapetaka lenyap.
  20. Terhindar dari tiga jalur kesengsaraan.
  21. Semua jalan bebas hambatan.
  22. Mimpinya selalu indah.
  23. Leluhurnya ikut terbebas dari belenggu penderitaan.
  24. Jika leluhurnya pernah menanam kebaikan, dapat membantunya lahir di Surga.
  25. Mendapat pujian para suciwan.
  26. Cerdas tangkas, cekatan, dan tajam pikirannya.
  27. Memiliki jiwa yang welas asih.
  28. Akhirnya akan mencapai Kebuddhaan.
Apabila para Dewa, Naga, Malaikat Bumi, Malaikat Surga, para Raja Setan, dan pengikutnya, baik yang berada di masa sekarang maupun di masa yang akan datang, setelah mendengar nama Ksitigarbha Bodhisattva, lalu mereka memberi hormat kepada rupang-Nya atau mereka pernah mendengar kisah suci Beliau, lalu memuji jasa-jasa Beliau serta menghormati-Nya dengan tulus ikhlas, maka mereka akan mendapatkan 7 macam manfaat sebagai berikut:
  1. Mereka akan cepat meningkat kea lam yang lebih suci.
  2. Karma buruk yang diperbuat di masa yang silam akan lenyap.
  3. Selalu dilindungi oleh para Buddha.
  4. Kesadaran Bodhi yang telah dicapai takkan menyusut.
  5. Kekuatan dan kebijakan makin bertambah.
  6. Memiliki daya pengetahuan di masa silam dan masa yang akan datang.
Ketika itu di Surga Trayatrimsa turun hujan berbagai bunga harum semerbak, jubah surga, dan ratna mutu manikin sebagai persembahan puja kepada Sakyamuni Buddha dan Ksitigarbha Bodhisattvs. Juga sebagai tanda terima kasih yang mendalam atas jasa-jasa Sang Buddha yang telah memberikan khotbah yang tiada ternilai dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Ksatria Sejati Ksitigarbha Bodhisattva.

Sutra Ksitigarbha Bodhisattva Purva Pranidhana (Part II)

Sebenarnya bagian kedua ini adalah kelanjutan peristiwa di Istana Trayastrimsa Varga Rddhidhi Jnanam pada bagian pertama, bagian kedua juga dibagi menjadi sub bagian lagi yang berjudul Berbagai Macam Neraka dan Namanya, Sanjungan dan Pujian Sang Tathagata, Manfaat bagi yang Hidup dan yang Meninggal Dunia, Pujian Yamaraja dan Pengikutnya, Manfaat Menyebut Nama Buddha. Berikut penjelasannya:

Neraka seperti yang telah dijelaskan sedikit dalam bagian pertama, berada di sebelah timur Jambudvipa terdapat di sebuah dunung besar bernama Cakravada. Di dalam gunung ini gelap sekali dan sulit ditembus cahaya bulan dan matahari. Di dalamnya terdapat Neraka utama yang maha besar bernama Anantarya dan disebelahnya adalah Avici. Selain itu terdapat neraka-neraka lainnya seperti Neraka Pojok Empat, Neraka Pedang Terbang, Neraka Panah Api, Neraka Gunung Berapit, dan neraka-neraka lainnya. Dalam neraka-neraka tersebut terdapat lagi neraka-neraka kecil yang tak tentu jumlahnya. Hukuman-hukuman dineraka sangatlah beragam, dari mencabut lidah, dibajak oleh kerbau besi hingga lumat, mencabut jantung, dimakan Yaksa, dimasak dengan air mendidih, disiksa dengan menyentuh tiang tembaga panas hingga hangus, ada yang dibakar dengan api yang berkobar dashyatnya, ada yang dilemparkan ke Neraka yang penuh dengan salju hingga kedinginan serta mati beku seketika, ada yang dilemparkan ke Neraka yang berisi air kotor berbau busuk tak terperikan hingga mati sesak napas, dan hukuman kejam lainnya. Semua ini akibat karma umat yang bersangkutan. Demikian penjelasan mengenai karma yang dijelaskan oleh Bodhisattva Ksitigarbha.
Sang Buddha berlanjut dan menjelaskan jika pada masa mendatang, apabila putra-putri berbudi yang setelah mendengar nama Bodhisattva Mahasattva Ksitigarbha, lalu atas kesadaran hati sanubari yang sedalam-dalamnya memberi hormat, memuji, dan merenungkan jasa-jasa Beliau, dengan demikian si pemuja telah memusnahkan karma buruknya sebanyak 33 kalpa; seandainya terdapat putra-putri berbudi yang melukis gambar Bodhisattva Ksitigarbha atau membuat rupang-Nya kemudian menghormatinya dengan mengadakan puja bhakti, maka si pemuja tersebut akan mendapatkan kesempatan lahir di Surga Trayatrimsa sebanyak serratus kali berturut-turut setelah meninggal dunia! Jika masa hidup di Surga telah habis, ia masih dapat tumimbal lahir di alam manusia sebagai raja atau bangsawan yang mulia dan ia takkan terjerumus ke dalam alam sengsara; apabila terdapat seorang wanita yang tidak senang akan parasnya dan sakit-sakitan lalu ia memberi hormat dan bersembahyang di hadapan rupang Bodhisattva Ksitigarbha, walaupun lamanya sekejap saja, di masa yang akan datang ia akan memiliki paras yang amat cantik dan sehat hingga ratusan ribu kali ia dilahirkan; jika terdapat putra-putri berbudi yang sering memuji jasa-jasa Bodhisattva Ksitigarbha dengan diiringi nyanyian dan tarian rohani disertai dengan persembahan bunga-bungaan, dupa, dan sebagainya didepan gambar-Nya atau menyadarkan seseorang datau beberapa orang untuk berlindung kepada Sang Triratna; maka umat tersebut baik di masa sekarang atau di masa yang akan datang akan dilindungi oleh ratusan ribu malaikat yang berbudi siang dan malam, tidak ada kabar buruk dan tidak ada musibah yang menimpa dirinya; dan sebagainya. Ini semua disebabkan menghormati Bodhisattva Ksitigarbha dengan tulus ikhlas hingga mendapat pahala yang demikian membanggakan. Sebaliknya juga, jika dimasa yang akan datang terdapat umat manusi yang berkelakuan jahat, mengejek, menyindir, menghina, serta menganggap persembahan tidak ada gunanya, bahkan berani menertawakan atau membuat fitnahan, mengajak mahluk-mahluk lain bersama melakukan kejahatan, meskipun itu hanya berupa pikiran sekecil apapun; mahluk ini akan terjerumus ke dalam Neraka Avici, beribu-ribu kali lalu dilahirkan di alam peta lalu dilahirkan kembali menjadi manusia yang hina serta cacat dan batinnya selalu dipengaruhi sengan karmanya dan tak lama akan kembali ke alam sengsara lagi; apalagi yang dengan sengaja berusaha memusnahkan Buddha Dharma. Ada sepuluh hari yang suci (Dasa Upavasatha), yaitu tanggal 1, 8, 15, 18, 23, 24, 28, 29, 30 menurut tanggalan bulan yang merupakan hari pengumpulan karma, jika dalam sepuluh hari tersebut dapat membaca Sutra Bodhisattva Ksitigarbha Purva Pranidhana dihadapan gambar Buddha dan Bodhisattva, maka daerah empat penjuru mata angin seluas satu yojana akan terhindar dari malapetaka, seisi anggota keluarganya takkan tertimpa musibah atau terkena penyakit parah, selalu cukup sandang pangan, penghidupannya sejahtera; walau ada umat yang hanya mendengarkan nama Bodhisattva Ksitigarbha atau melihat gambar Bodhisattva Ksitigarbha atau hanya mendengarkan tiga atau lima atau pun satu bait syair (gatha) kata dari Sutra Ksitigarbha Bodhisattva Purva Pranidhana, dalam masa sekarang ini mereka akan merasa hidupnya amat tentram dan di masa yang akan datang mereka dilahirkan dalam keluarga yang mulia dengan paras muka yang rupawan. Bodhisattva Ksitigarbha memiliki daya mahaprabhava yang tak terbayangkan untuk menyelamatkan umat mencapai kebebasan.
Setelah itu Bodhisattva Ksitigarbha melanjutkan, Andaikan di masa yang akan datang atau di masa sekarang, terdapat almarhum yang sesungguhnya akan mendapatkan anugerah dari para suciwan dan akan dilahirkan di alam manusia atau dewa, namun berhubung ketika almarhum meninggal dunia, keluarganya melakukan pembunuhan yang disajikan kepada jin-jin dan setan, akibatnya almarhum terlibat dalam karma buruk itu dan harus mempertanggungjawabkan perbuatan keluarganya itu diakhirat, sehingga terlambatdilahirkan ke alam yang lebih baik. Jika terdapat umat yang sewaktu berada didunia banyak berbuat karma buruk, meski keluarganya telah banyak berbuat amaldan disalurkan kepada almarhum, namun almarhum hanya dapat sepertujuh saja dari jasa-jasa tersebut, yang enam bagian milik keluarga yang berada di dunia. Almarhum yang belum menerima keputusan lahir entah dimana, selama 49 hari selalu mengharapkan keluarganya membuat amal bhakti bagi dirinya, agar secepatnya almarhum terbebaskan dari kesengsaraan, setelah 49 hari almarhum akan menerima keputusan berdasarkan karmanya, jika sanak keluarganya mengadakan amal bhakti dengan mempersembahkan saji-sajian kepada Sang Triratna untuk membantu menyelamatkan almarhum dari kesengsaraan, selama persiapan dan berlangsungnya upacara Upasatha, bekas air pencuci beras, sisa-sisa sayur masakan, dan lain-lain tidak boleh sembarang di buang di lantai, serta makanan yang dipersembahkan tidak boleh dimakan oleh yang menyelenggarakannya, jika peraturan dan tata caranya dilanggar juga penyajiannya tidak memenuhi syarat kebersihan dan tidak rapi, bagi almarhum tidak akan memberikan manfaat apapun juga.
Raja Setan beserta Yamaraja di Istana Trayatrimsa tempat Sang Buddha memberikan khotbah menjelaskan tentang Raja Setan. Raja Setan beragam diantaranya Raja Setan Maha Jahat, Raja Setan Aneka Kejahatan, Raja Setan Pertengkaran, Raja Setan Putih, Raja Setan Macan Putih, Merah dan Penyebar Malapetaka, Raja Setan Terbang, Raja Setan Kilat Petir, Raja Setan Bergigi Serigala, Raja Setan Penelan Binatang, dan Raja Setan lain-lainnya. Setiap Raja Setan memimpin ratusan Raja Setan Muda yang berasal dari Jambudvipa, semua mempunyai tugas dan kedudukan masing-masing. Raja Setan Pengurus Nyawa yang bertugas mengurus kelahiran dan kematian menjelaskan hendaknya umat banyak berbuat kebajikan untuk menambah suasana nyaman dalam rumah tangganya, agar para dewa bumi merasa gembira dan senang memberi perlindungan kepada ibu dan anak, atau setelah bayi lahir dengan selamat janganlah membunuh mahluk berjiwa sebagai santapan yang dihidangkan kepada ibu atau untuk menjamu sanak saudara dan tamu dengan berbagai minuman keras dan lauk pauk yang beraneka ragam disertai dengan hiburan bermain musik. Hal itu semua akan mengakibatkan ibu dan anaknya berkurang kesejahteraannya. Begitupun saat mereka akan meninggal dunia, baik yang jahat ataupun tidak, akan dibantu oleh Raja Setan Pengurus Nyawa agar tidak terjerumus ke alam kesengsaraan, karena jika meninggal dunia akan datang ratusan iblis jahat menjelma sebagai orang tua atau sanak keluarganya menjemput dan membujuk almarhum untuk ikut mereka ke alam kesengsaraan. Ketika meninggal dunia, kesadaran akan amat lemah dan bingung membedakan baik dan buruk, pikiran keruh sekali, pengelihatan dan pendengaran kabur dan mudah terpedaya oleh iblis jahat, saat itu sanak keluarga perlu secepatnya mengadakan puja bhakti dengan pembacaan Sutra Buddha, memuliakan nama Buddha, Bodhisattva Mahasattva, dengan demikian almarhum dapat terbebas dari alam kesengsaraan.
Ksitigarbha Bodhisattva juga memberikan satu cara yang mudah dan bermanfaat bagi para umat di masa yang akan datang juga dapat dimanfaatkan dalam menghadapi kelahiran dan kematian yang mereka alami dari masa ke masa. Jika terdapat seorang meninggal dunia, saat itu seluruh anggota atau hanya seorang saja menyebut nama Buddha dengan suara lantang secara berulang-ulang, karma berat pancanantarya yang dilakukan almarhum akan mendapatk kesempatan terhapus; apalagi jika seorang yang akan meninggal dunia dapat menyebut-nyebut nama Buddha, maka ia akan mendapatkan kebahagiaan yang tak terbatas dan terhapuskan segala karma buruknya. Semua mahluk yang berada di masa sekarang atau masa yang akan datang, naik dewa ataupun manusia, lelaki atau wanita, bila mereka dapat menyebut salah satu nama Buddha atau nama para Buddha, mereka akan mendapatkan kebajikan yang diada bandingnya, banyak sekali manfaatnya, baik saat mereka lahir maupun ketika meninggal dunia mereka takkan terjerumus ke alam kesengsaraan, tapi akan menikmati kebahagiaan!

Sutra Ksitigarbha Bodhisattva Purva Pranidhana (Part I)

Pada bagian pertama Sutra Ksitigarbha Bodhisattva Purva Pranidhana ini terdapat sub bagian yang berjudul Istana Trayastrimsa Varga Rddhidhi Jnanam, Pertemuan Badan-badan Jelmaan Ksitigarbha Bodhisattva, Pengamatan atas Karma Mahluk Hidup serta Sebab Akibatnya dan Hukum Karma Mahluk-makhluk Jambudvipa. Berikut penjelasannya:

Pada Bagian ini diceritakan pada suatu ketika dimana Sang Buddha sedang berkhotbah kepada Ibu-Nya di Istana Trayastrimsa Varga Rddhidhi Jnanam dan semua Buddha dan Bodhisattva Mahasattva berkumpul, Sang Buddha bersabda mengenai seba utama apa, melakukan ibadat bagaimana, menyatakan tekad apa, yang itu semua berhasil dicapai oleh Ksitigarbha Bodhisattva. Sang Buddha menceritakan tentang seorang Putri Brahmana yang memiliki ibu yang menganut ajaran sesat dan suka menfitnah Triratna, Putri Brahmana tersebut dengan berbagai cara yang terampil menasehati ibunya, akan tetapi belum ibunya percaya sepenuhnya, ia meninggal dunia dan arwahnya jatuh ke Neraka Avici. Putri Brahmana tesebut tahu akan ibunya yang tidak percaya terhadap hukum karma dan ia tahu ibunya niscaya jatuh kealam sengsara. Secepat mungkin ia menjual rumahnya, lalu ia tukar dengan dupa, bunga, alat pujaan lain dan dipersembahkannya alat pujaan tersebut ke vihara-vihara sambil mengadakan puja bhakti. Karena perbuatan baik Putri Brahmana tersebut, ibunya dilahirkan di Surga dan penghuni Neraka Avici lainnya pun mendapat kebebasan dan dilahirkan di Surga. Ketahuilah, bahwa Putri Brahmana tersebut sekarang adalah Bodhisattva Ksitigarbha
Di Istana Trayastrimsa tersebut berkumpul bada-badan jelmaan Ksitigarbha Bodhisattva, Sang Buddha bersabda tentang susah payahnya Sang Buddha menolong berbagai mahluk hidup agar mereka terbebas dari dukkha dan supaya mahluk hidup yang berada di dunia Saha hingga pada masa Maitreya Bodhisattva lahir, semuanya terbebas dari penderitaan. Ketika itu semua jelmaan Ksitigarbha Bodhisattva dari berbagai dunia dan sejak berkalpa-kalpa yang lalu bersatu menjadi tubuh asalnya dan memberi penghormatan dengan perasaan terharu dan berlinangan air mata terhadap Sang Buddha Sakyamuni.
Ibu Mahamaya beradara memberi hormat kepada Bodhisattva Ksitigarbha dan bertanya mengenai hukum karma para mahluk dari dunia Jambudvipa. Bodhisattva Ksitigarbha menjelaskan hukuman terberat dari Neraka adalah apabila terdapat seorang anak durhaka yang tidak pernah mematuhi orang tuanya, bahkan ia berani membunuh orang tuanya. Selain itu, berani melukai badan Buddha atau menfitnah Triratna, tidak menghormati Kitab Suci, menyakiti Bhiksu, berani menodai Bhiksuni, melakukan perbuatan dursila di vihara atau berani membunuh mahluk bernyawa di vihara, menyamar sebagai sramana dan ia memboroskan atau mencuri harta benda milik Sangha, menipu kulapati, melanggar Vinaya, dan melakukan bermacam-macam karma buruk. Hukuman untuk karma seperti itu adalah akan terjerumus ke Neraka Avici dan masa hukumannya hingga jutaan koti kalpa, sulit memperoleh kesempatan keluar dari situ dan tidak dapat mohon istirahat sesaat pun, menderita terus tak berkesudahan. Neraka Avici adalah neraka terbesar dari jutaan buah neraka yang kelilingnya ± 8 juta yojana, semua dilengkapi tembok besi membara dasyat 10 ribu yojana dan semua berada di Gunung Cakravada, Neraka Avici kelilingnya 18 ribu yojana. Hukum karma yang berkaitan dengan Neraka Anantarya yang sebagian besar merupakan hukum karma yang berkaitan dengan Neraka Avici; antara lain :
  1. mendapat penderitaan siang malam tiada henti selama berkalpa-kalpa tiada terputus
  2. berapa pun jumlah orang hukuman, akan terasa sesak padat
  3. tiada yang dapat menghindar dari suatu hukuman, baik siksaan garpu tajam, binatang bertubuh besi seperti garuda, ular, serigala, anjing, atau lesung serta alu panas menumbuk tubuh, atau tubuhnya dilindah, digergaji, dipahat, dikikir, atau diiris-iris menjadi berkeping-keping, atau dimasukan keperiuk besi berisi air mendidih, atau dipaksa menaiki keledai atau kuda besi yang panas lalu dibakar dan jika lapar diberi makan peluru besi dan jika haus diberi minum cairan besi.
  4. tiada satu alas an pun untuk meringankan hukuman, baik wanita atau lelaki, minoritas atau mayoritas, lanjut usia atau muda belia, bangsawan atau hina dina, naga atau mahluk suci, dewa atau setan. Siapa saja yang mempunyai karma berat harus menerima hukumannya.
  5. selama hukuman belum habis, akan berulang kali tumimbal lahir
Keadaan Neraka Avici rumit sekali dan sulit diterangkan. Setelah mendengarkan penjelasan Bodhisatva Ksitigarbha, Ibu Mahamaya merasa cemas dan sedih!, dan kembali beradara kepada Bodhisatva Ksitigarbha.
Disana Sang Buddha banyak bersabda dan bercerita mengenai kisah-kisah yang menjadi panutan bagi mahluk hidup. Salah satu kisahnya adalah kisah seorang Putri Jyotinetra yang bermula saat ia bertemu dengan Arahat dan menyediakan makanan untuk memuja Arahat tersebut, lalu Arahat tersebut bertanya kepada siapa jasa-jasa Putri tersebut akan disalurkan ?. Putri Jyotinetra menjelaskan akan menyalurkan kepada ibunya yang telah meninggal dunia. Putri tersebut menjelaskan bahwa ibunya gemar sekali makan anak ikan dan labi-labi (sejenis mahluk bernyawa) yang digoreng atau dimasak dengan sayur, hingga banyaknya ± 10 juta kali nyawanya. Sang Arahat dengan perasaan welas asih menjelaskan dengan menyebut nama Buddha dengan sepenuh hati dan mengadakan puja bhakti di depan Buddharupang akan melindungi yang telah meninggal maupun yang masih hidup. Setelah itu Putri Jyotinetra segera menjual semua barang kesayangannya untuk mendapatkan gambar Buddha Suddhapadmanetra dan dipujanya dengan hikmat, karena terharu ia pun menangis. Saat ia tidur, tiba-tiba ia bermimpi melihat Buddha yang amat besar dan memancarkan sinar keemasan dan bersabda akan kelahiran kembali ibunya dari alam sengsara di rumahnya.
Beberapa lama kemudian seorang Pramuwisma yang sedang mengandung melahirkan seorang bayi laki-laki, ketika bayi itu melihat putri Jyotinetra lalu ia menangis dan menjelaskan bahwa ia adalah ibunya yang baru saja terjerumus ke alam kesedihan karena melakukan 2 karma berat yaitu pembunuhan dan ucapan kotor serta menfitnah, dan karena jasa-jasa anaknya tersebut ia tidak dapat keluar dari kesengsaraan yang amat menyedihkan dan sulit diceritakan. Mendengar itu Putri Jyotinetra menangis dan ia berikrar akan memberikan nadir utamanya kepada Sang Buddha yang berada di sepuluh penjuru jagad. Perlu diketahui Putri Jyotinetra tidak lain adalah Bodhisattva Ksitigarbha. Ketika itu Sang Buddha juga menjelaskan tentang hukum karma yang menjelaskan seandainya terdapat umat yang sengaja melakukan pembunuhan akan mengakibatkan usia pendek atau mati muda; yang melakukan pencurian akan mengakibatkan kemiskinan dan sengsara; yang melakukan perbuatan dursila akan mengakibatkan dirinya dilahirkan di alam unggas; yang melakukan ucapan kasar akan mengakibatkan rumah tangganya tidak harmonis; yang melakukan fitnahan akan mengakibatkan bisu atau penyakit mulut menahun; yang senang marah atau membenci akan mengakibatkan cacat dan berparas jelek; yang suka berburu akan mati ketakutan, yang durhaka kepada orang tuanya akan terkena bencana alam; yang suka menangkap anak binatang akan terpisah dan terpencar jauh dari sanak saudaranya; menfitnah Sangha akan buta, tuli, bisu; menghina Buddha Dharma akan lama dihukum di alam sengsara; yang menodai Sangha dan mengotori tempat suci akan dilahirkan di alam binatang; dan masih banyak lagi. Demikianlah hukum karma, namun Ksitigarbha Bodhisattva tetap ulet terus menerus berusaha dengan segala cara yang terampil untuk menyelamatkan mereka mencapai pembebasan.

Sutra Bakti Seorang Anak

Demikian yang kubaca dan Demikian yang Ia dengar. Sang Buddha berbicara tentang Sutra kasih yang mendalam dari orang tua dan kesulitan untuk membalasnya (Sutra Bakti Seorang Anak).
Janin tumbuh dalam kandungan selama sepuluh bulan perhitunganCandra Sengkala, hidup janin tidaklah menentu. Pada bulan kedua, janin menjadi kental seperti susu kental. Pada bulan ketiga, ia seperti darah yang mengental. Pada bulan keempat, janin mulai terwujud sedikit seperti manusia. Selama bulan kelima dalam kandungan, kelima anggota badan anak mulai terbentuk. Pada bulan keenam kehamilan, anak mulai mengembangkan inti keenam alat indera (5 indera ditambah pikiran). Selama bulan ketujuh, ketiga ratus enam puluh tulang-tulang dan persendian terbentuk , dan kedelapan puluh empat ribu pori-pori rambut juga telah sempurna. Dalam bulan kedelapan kehamilan, kecerdasan dan sesembilan lubang terbentuk. Pada bulan kesembilan, janin telah belajar menyerap berbagai zat makanan. Bila anak itu berbakti dia akan lahir dengan telapak tangan disatukan sebagai tanda hormat dan kelahiran itu akan aman dan baik. Tetapi, bila anak itu sangat pemberontak sifatnya hingga melakukan kelima perbuatan jahat maka dia akan merusak kandungan ibunya, mengoyak jantung dan hati ibunya, dan akan tersangkut di tulang-tulang ibunya dan kelahirannya akan seperti sayatan seribu pisau atau seperti seribu pedang tajam menikam jantungnya. Itulah kesakitan-kesakitan yang terjadi dalam kelahiran anak nakal yang pembangkang. Berikut adalah 10 jenis kebaikan yang diperbuat oleh seorang ibu kepada anaknya:
  1. Kebaikan di dalam memberikan perlindungan dan penjagaan selama anak dalam kandungan.
  2. Kebaikan dalam menanggung penderitaan selama kelahiran.
  3. Kebaikan untuk melupakan semua kesakitan begitu anak telah dilahirkan.
  4. Kebaikan dari memakan bagian yang pahit bagi dirinya dan menyimpan bagian yang manis bagi anak.
  5. Kebaikan untuk memindahkan anak ke tempat yang kering dan dirinya sendiri berbaring di tempat yang basah.
  6. Kebaikan menyusukan anak pada payudaranya dan memberi makan serta membesarkan anak.
  7. Kebaikan dalam membersihkan yang kotor.
  8. Kebaikan dari selalu memikirkan anak bila dia berjalan jauh.
  9. Kebaikan karena kasih sayang yang dalam dan pengabdian.
  10. Kebaikan karena rasa welas asih yang dalam dan simpati.
Sutra ini disebut Sutra Kasih yang Mendalam dari Orang Tua dan Kesulitan Membalasnya
Website counter [Close]